SuaraPemerintah.id – Guswanto sebagai Deputi BMKG (Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang mengatakan bahwa curah hujan di Jakarta kemarin, intensitas hujannya masih lebih rendah dibandingkan dengan pada tanggal 1 Januari 2020, (20/2/2021). Faktor penyebab terjadinya banjir di Jakarta dikarenakan oleh hujan yang jatuh di Jabodetabek bermuara ke Jakarta. Adanya pasang laut dan lingkungan yang mendukung berpengaruh terhadap terjadinya banjir.
Akibat banjir di Jakarta tersebut, PT. Pertamina (Persero) menyumbang 190 tabung LPG Bright Gas kemasan 5,5 kg dan 12 kg melalui Pemasaran Regional Jawa bagian Barat untuk korban banjir di Jakarta. Tabung gas ini kemudian diserahkan ke dapur umum yang didirikan oleh Dinas Sosial Jakarta di beberapa wilayah kota administratif.
Pemberian tabung Bright Gas ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pertamina kepada korban bencana banjir atas musibah yang dialami masyarakat di sebagian wilayah DKI Jakarta, ungkap Eko Kristiawan, Unit Manager Communication and CSR Regional Jawa Barat.
Tim PT. Pertamina Peduli juga kan terus memantau perkembangan dan kondisi fasilitas stok BBM serta LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir, khususnya di daerah Jawa Bagian Barat, termasuk Jakarta. Bahkan dari Dinas Sosial Jakarta Selatan pun sudah mulai mempersiapkan pendirian posko dapur umum yang nantinya akan digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat pengungsi dari musibah banjir yang terjadi.
Menurut Djafar Muchsin, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, disamping mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Pertamina yang telah menyalurkan tabung LPG Bright gas, yang tentu saja sangat berguna dalam menyokong kegiatan di dapur umum tempat pengungsian korban banjir. Ia juga mengatakan bahwa beberapa SPBU yang disekitarnya terdampak banjir di Jakarta akan dan sudah mulai beroperasi normal untuk melayani kebutuhan BBM Masyarakat.
Bantuan yang diberikan Pertamina kepada korban banjir Jakarta tidak jauh berbeda dengan bantuan tahun lalu 2020 dan juga bantuan yang diberikan pada tiap wilayah yang terkena banjir. Seperti bantuan PT. Pertamina dan anak usahanya pada Januari 2020 lalu yang memberikan bantuan sembako berupa mie instan, air minum kemasan, roti, susu, tisu basah, tisu kering, dan juga makanan siap santap di beberapa posko pengungsian warga. Hampir setiap tahunnya musibah banjir melanda Indonesia, baik di wilayah Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Dan PT. Pertamina selalu siap membantu dan menyokong kebutuhan warga terdampak banjir.
Tim Pertamina Peduli selain memberikan bantuan berupa bahan makanan dan Gas LPG, juga pernah menyediakan sejumlah logistic untuk kebutuhan pengungsi. Kebutuhan tersebut seperti tenda pleton, tenda serbaguna, tenda dapur. Tim Pertamina Peduli juga seringkali melakukan survei dan kordinasi untuk memantau kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Tim Pertamina Peduli tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu warga yang terdampak banjir. Kami juga akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh fasilitas serta stok BBM maupun LP, khususnya di Jawa Bagian Barat agar berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Eko Kristiawan, Unit Manager Communication and CSR Regional Jawa Barat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi seputar produk dan layanan Pertamina, bisa menghubungi Call Center Pertamina 135. Bisa juga menghubungi melalui email [email protected]. Adapun alamat yang bisa kamu tuju yaitu Jl. Medan Merdeka Timur 1A Jakarta 10110 Indonesia. (red/eva)


.webp)













