Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

BNN Sultra dan Kota Kendari Bentuk ‘Bersinar’ Kelurahan Bebas Narkoba 2021

SuaraPemerintah.id – Kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kota Kendari akan membentuk kelurahan bebas narkoba (bersinar) 2021. Kelurahan bersinar di Kota Kendari yang terdiri dari empat kelurahan.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting di Kendari, mengatakan empat kelurahan tersebut yakni Kelurahan Sanua dan Kemaraya di Kecamatan Kendari Barat, Kelurahan Kadia di Kecamatan Kadia, dan Kelurahan Mandonga di Kecamatan Mandonga.

- Advertisement -

“Hari ini kami melaksanakan rapat kerja dengan ‘stakeholder’ terkait untuk melaksanakan pembentukan kelurahan bersinar di wilayah Pemerintah Kota Kendari,” kata Ginting usai Rapat Koordinasi “Stakeholder” Kelurahan Bebas Narkoba di Kota Kendari, Jumat, 19 Februari 2021.

Ginting mengatakan, setelah melakukan rapat teknis terkait pembentukan kelompok kerja (pokja) masing-masing pemangku kepentingan maka selanjutnya akan diserahkan kepada Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir untuk dicanangkan.

- Advertisement -

Menurutnya, pemilihan empat kelurahan tersebut dikarenakan pertimbangan tingginya angka paparan narkoba di empat kelurahan tersebut.

Sehingga nanti setelah dicanangkan menjadi kelurahan bersinar maka semua kelompok kerja melakukan upaya pencegahan sosialisasi, kampanye bahaya narkoba hingga pemberdayaan dengan melibatkan RT/RW, tokoh pemuda, dan tokoh agama.

“Harapan kami kelurahan bersinar yang digarap bersama dengan Pemerintah Kota Kendari dan masyarakat ini bisa menjadi ‘pilot project’, artinya bisa menjadi percontohan untuk desa bersinar atau kelurahan bersinar di kabupaten lain yang ada di Sulawesi Tenggara,” kata Ginting.

Camat Kendari Barat Suhuriyanto menyambut baik atas langkah BNN untuk membentuk dua kelurahan di daerahnya menjadi kelurahan bersinar dan telah mewakili kelurahan lainnya mengingat semua kelurahan di kecamatan tersebut telah terpapar narkoba.

Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan membentuk kelompok intervensi berbasis masyarakat.

“Sebelumnya memang kami sudah bekerja sama dengan pihak BNN juga kepolisian. Untuk kelurahan bersinar ini lebih kepada nanti kita akan melibatkan masyarakat, RT, RW, tokoh pemuda, dan tokoh agama supaya lebih maksimal,” katanya.(red/pen)

 

 

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru