Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Ini Alasan Erick Tohir Angkat Ketum PBNU sebagai Komisaris Utama KAI

SuaraPemerintah.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir telah menunjuk Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Hal itu berdasarkan pada Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa penunjukkan tersebut dinilai tepat karena sosok Said Aqil merupakan tokoh agama yang dapat membantu BUMN menyampaikan nilai-nilai kebangsaan dengan baik.

- Advertisement -

Erick menjelaskan, pengangkatan Said Aqil sebagai komisaris karena figur yang bersangkutan dianggap mampu menangani isu sosial di tengah masyarakat, terutama dalam proyek yang sedang dikerjakan oleh pemerintah.

“Kan kemarin kita ada sinkronisasi bagaimana kereta api banyak sekali pembangunan terutama di daerah. Kita melihat figur Pak Said Aqil ada figur yang baik karena untuk juga menangani isu sosial,” kata Erick Tohir di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Kamis, 4 Maret 2021.

- Advertisement -

Selama ini, kata dia, kadang-kadang pembangunan itu rentan dengan isu sosial. Maka, figur Said Aqil ini yang bisa diterima sehingga pembangunan seperti LRT, sinkronisasi kereta Jakarta-Bandung.

“Sinkronisasi kereta api dengan MRT, isu sosialnya ini bisa dilakukan. Dan Pak Said Aqil juga didampingi komisaris yang punya track record yang baik di bidang keuangan. Jadi masing-masing figur berbeda-beda,” ujarnya.

Sama seperti Erick mengangkat Chandra Hamzah di BTN. Ia beralasan lebih melihat karena figur beliau untuk menangani kasus korupsi karena memang BTN ada kasus korupsi, dan direktur utamanya saat itu masuk penjara.

“Figur Pak Candra Hamzah di BTN lebih ke situ, tetapi yang mengerti perbankannya pak Chandra didampingi. Jadi, masing-masing komisaris utama pasti punya ini gitu,” ujarnya.

Sedekahkan seluruh gajinya sebagai Komut KAI. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj disebut tidak akan mengambil gajinya sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Gaji sebagai komisaris akan digunakan sebagai sedekah.

“Kiai Said juga berkomitmen bahwa gaji sebagai Komisaris PT KAI akan digunakan untuk sedekah,” kata Juru bicara pribadi Said Aqil, Muchamad Nabil Haroen, Kamis (4/3/2021).

Nabil menuturkan, selama ini Said disebutnya rajin mengkampanyekan prinsip filantropi. Sehingga gajinya ia pilih digunakan untuk bersedekah.

“Tentu saja, Kiai Said selama ini juga getol mengkampanyekan filantropi, di antaranya melalui NUCare-Lazisnu,” tuturnya.

Nabil menuturkan, jabatan komisaris yang akan diemban Said Aqil bukan lah hal baru. Ia mengklaim, Said sangat paham terhadap tata kelola perusahaan.

“Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam hal kapabilitas. Kiai Said juga berkomitmen menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Bahwa, beliau akan berpihak dan memperjuangkan aspirasi rakyat untuk ekonomi kewargaan, melalui PT KAI,” tandasnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru