SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Banten untuk meresmikan Bendungan Sindang Heula, Serang. Bendungan yang dibangun tahun 2015 ini bisa menjadi pembangkit listrik yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan beroperasinya Bendungan Sindang Heula, yang dibangun sejak 2015, di Kabupaten Serang, Banten, Kamis, 04 Maret 2021.
“Bendungan ini bisa berfungsi sebagai pembangkit listrik. Bisa menghasilkan 0,40 megawatt. Sehingga ke depan bisa dimanfaatkan juga oleh Provinsi Banten,” ujarnya.
Dalam kunjungan kerja ini Jokowi datang bersama rombongan terbatas menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dari helipad Monumen Nasional, Jakarta, sekira pukul 12.50 WIB.
Jokowi dan rombongan terbatas mendarat menuju Lapangan Desa Boru, Kecamatan Curug, Kabupaten Serang, sebelum berlanjut dengan perjalanan darat.
Dalam kunjungan kerja ini, selain diagendakan untuk meresmikan sekaligus meninjau Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Serang juga setelahnya Jokowi direncanakan untuk meresmikan kampus baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Sindangsari, Kecamatan Pabuaran.
Jokowi mengatakan pemanfaatan bendungan sebagai pembangkit listrik penting, karena Indonesia tidak ingin bergantung pada energi fosil. Karena menurutnya ini nanti berarti hydropower..
Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengutarakan beberapa manfaat dari beroperasinya Bendungan Sindang Heula, Serang, Banten ini. Yakni di antaranya sebagai pemasok air baku bagi kawasan industri yang terus berkembang di Banten.
Kawasan industri yang akan memperoleh pasokan air baku dari Sindang Heula di antaranya adalah industri di Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.
“Bendungan ini mampu berikan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik. Ini sudah dimulai digunakan oleh provinsi separuhnya 0,40 meter kubik per detik,” terangnya.
Jokowi juga mencermati bendungan tersebut dapat menjadi kawasan konservasi dan destinasi pariwisata.
Jokowi meminta semua pihak menjaga konservasi di sekitar waduk, sehingga diharapkan air waduk dapat terus meningkat setiap tahun.
“Dan tentu saja kalau saya lihat tadi, ini bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten dan juga mungkin bisa menarik wisatawan dari provinsi lain di luar Banten,” jelasnya.(red/pen)


.webp)












