SuaraPemerintah.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam sebuah perekonomian terus berkembang, maka peranan sektor keuangan terutama pasar modal menjadi sangat penting. Negara-negara maju memiliki pasar modal, sebuah sektor mampu menciptakan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi dan sekaligus menyuntikkan modal kepada para pengusaha. Dengan peranan pasar modal yang sedemikian pentingnya dan Indonesia sebagai negara muslim yang sangat besar, maka menciptakan sebuah pasar modal Islam kuat menjadi sangat penting.
“Tentu dampak pandemi dapat mempengaruhi atau telah mempengaruhi pasar keuangan termasuk pasar keuangan syariah. Oleh karena itu Indonesia perlu untuk terus memperkuat ketahanan perekonomian dan keuangan termasuk di dalamnya capital market dan Islamic capital market,” ujar Sri saat menyampaikan pidato pembuka pada acara Konferensi Internasional 2021 The Future of Islamic Capital Market: Opportunities, Challenges, and Way Forward secara virtual, Kamis (15/07/21).
Pada tataran domestik, kata Sri, Indonesia mampu menorehkan beberapa perkembangan penting di sektor ekonomi dan keuangan syariah. Dari sisi aset, sektor keuangan syariah tanah air berhasil tumbuh signifikan dimana total aset keuangan syariah nasional (tidak termasuk kapitalisasi saham syariah) per Maret 2021 mencapai Rp1.862,77 triliun atau 9,96% dari keseluruhan total aset industri keuangan nasional.
Data OJK per Juni 2021 menunjukkan bahwa aset saham syariah telah mencapai Rp 3.372,20 triliun atau 47,32% dari total saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia. Di harapkan perkembangan pasar keuangan syariah bisa terus berlanjut dan diperlukan pengembangan pasar modal syariah dengan meningkatkan kedalaman dan likuiditas sektor keuangan syariah.
“Dalam konteks ini, Pemerintah bersama OJK dan Bank Indonesia terus bekerja sama dan berkomitmen mengembangkan pasar keuangan syariah dan mengupayakan kebijakan serta regulasi maupun di dalam menciptakan instrumen agar pasar modal syariah dapat tumbuh stabil dan berkelanjutan. Dan tentu ini artinya bisa memberikan ruang berinvestasi yang makin luas bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.


.webp)


















