SuaraPemerintah.id –Â Kepala Biro Kebersihan dan Pertanaman Moch. Junaidi Hidayat menjelaskan dengan adanya program ini bukan hanya mengurangi gas hasil produksi yang kurang baik, tetapi juga dapat menambah kadar oksigen.
“Adanya proses produksi pastinya menghasilkan gas-gas yang kurang baik bagi makhluk hidup, jadi penghijauan ini merupakan salah satu usaha dari perusahaan untuk mengurangi gas-gas tersebut, yang juga untuk menambah kadar oksigen yang ada di perusahaan,” ujar Junaidi, Selasa (13/17/21).
Sebagai perusahaan dibidang maritim dan energi, PT PAL Indonesia (Persero) turut memperhatikan kelestarian lingkungan. Dalam hal ini PT PAL Indonesia (Persero) ikut andil dalam program penanaman satu miliar pohon, melalui Biro Kebersihan dan Pertanaman Departemen Tata Ruang Tata Graha Divisi Kawasan untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai pembibitan dan penghijauan.
Program yang dilakukan PT PAL Indonesia (Persero) akan dilakukan di area Divisi Produksi. Karena kurangnya resapan air, Kepala Biro Kebersihan dan Pertamanan Moch. Junaidi Hidayat, S.ST memilih melakukan program itu di area ini. Bukan hanya itu, program ini dilakukan guna mendukung upaya Kementerian BUMN berupa Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) terutama dalam pengendalian dan pemanfaatan di lahan produksi untuk penghijauan.
Program ini menggunakan media tanam seperti pot. Jenis tanaman yang ditanam di lahan ini sejenis pohon jati, glodokan tiang, dan pohon mahoni. Kemudian untuk jenis tanaman yang ditanam menggunakan media tanam (pot) berupa pucuk merah dan tanaman toga. Ukuran dari media tanam (pot) juga bervariasi mulai dari ukuran kecil hingga yang berdiameter 1 meter.
Atas dukungan dari pihak manajemen program penanaman ini menjadi lebih sejuk, industri menjadi sehat, dan fresh. Selama ini jumlah tanaman yang ditanam sebanyak 200 tanaman pucuk merah yang berada di media tanam (pot), 150 tanaman toga, dan 200 pohon gelodokan tiang.
Atas program yang dilakukan PT PAL Indonesia (Persero) diharapkan tahun 2022 seluruh tanaman tersebar ke masing-masing unit kerja. Hal yang dilakukan ini sejalan dengan tujuan besar perusahaan dalam pemenuhan Alutsista Nasional khususnya Matra Laut dan Energi yang tetap ramah lingkungan.
(drs)


.webp)















