SuaraPemerintah.ID– Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa bantuan kuota internet bagi siswa, mahasiswa, guru dan dosen tahun ini baru bisa lanjut September 2021. Jeda satu bulan tidak adanya pemberian subsidi kuota internet Agustus 2021.
Sri Mulyani menambahkan, bantuan kuota internet baru bisa diberikan mulai September 2021. Sebab adanya proses pembaruan data siswa dan mahasiswa tahun ajaran baru. Pasti ada perubahan data karena peralihan.
“Untuk 2021 ini, kuota internet diberikan mulai September hingga November 2021. Hal ini disebabkan kenapa tidak Agustus, karena kita memutuskan masih memerlukan proses bagi siswa dan mahasiswa untuk memperbarui datanya setiap tahun ajaran baru. Sehingga diperlukan adanya proses untuk pembaruan,” tutur Sri Mulyani, Rabu (4/8/21).
Menurutnya, basis data awal dipakai sebelumnya akan berbeda seiring dengan tahun ajaran baru. Sebab itu, data sudah dipakai sebelumnya sampai pertengahan 2021 perlu diperbarui.
“Untuk kebijakannya tidak berubah, termasuk berapa besar kuota internet yang diterima,” jelas Sri.
Sekedar informasi, bantuan kuota internet merupakan salah satu kebijakan pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor pendidikan. Bentuk bantuannya untuk siswa PAUD diberikan kuota internet sebesar 7GB per bulan, siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) 10GB per bulan, guru PAUD dan Dikdasmen 12GB per bulan, serta dosen dan mahasiswa pendidikan tinggi 15GB per bulan.
Untuk di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), pemerintah akan menyalurkan anggaran Rp2,3 triliun untuk lanjutan bantuan kuota internet bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen mulai September hingga November 2021.
Rinciannya adalah dana sebesar Rp88,35 miliar untuk 1.529.949 siswa PAUD, Rp1.693,60 miliar untuk 20.528.602 siswa Dikdasmen (Pendidikan dasar dan menengah), Rp154,44 miliar untuk 1.560.073 guru PAUD dan guru Dikdasmen, serta Rp404,98 miliar untuk 3.272.620 orang dosen dan mahasiswa.


.webp)












