Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bos Bio Farma: Kalau Kita Mau Lihat Suatu Karya Itu Harus Diuji

SuaraPemerintah.ID-Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir memilih untuk menganggap pandemi Covid-19 sebagai berkah ketimbang masalah. Ia pun menjelaskan pandangannya tersebut.

“Saya pikir ini positifnya berkah sebenarnya. Karena kalau kita mau lihat sesuatu karya itu harus diuji. Bagi saya pandemi ini berkah,” tegas Honesti di Jakarta, Kamis, (7/10/21).

- Advertisement -

Pagebluk menghantam Indonesia beberapa bulan setelah Honesti mulai menjabat sebagai Direktur Utama Bio Farma sejak September 2019. Dengan adanya pandemi, perseroan pun mesti bergerak cepat mendukung pemerintah menangani pandemi Corona.

“Di sisi lain, kami harus melakukan fungsi lain bagaimana menata transformasi Bio Farma menjadi holding,” kata Honesti. Sejak akhir 2019, pemerintah memang mempersiapkan Bio Farma menjadi perusahaan induk holding BUMN farmasi menaungi dua perusahaan lainnya, Kimia Farma dan Indofarma.

- Advertisement -

Dengan adanya pandemi, Honesti pun merasa dapat melihat bahwa banyak hal yang harus dibenahi dalam penataan holding. Pagebluk juga memberi kejelasan prioritas perlu dilakukan, sehingga fungsi Bio Farma sebagai holding bisa benar-benar sesuai amanah pemegang saham.

Melalui wabah Covid-19, ia pun melihat bahwa ketahanan kesehatan Tanah Air rapuh. Bahkan, Honesti memaparkan bahwa kemandirian kesehatan Indonesia sebagai satu negara juga rapuh.

“Tapi permasalahan ini tidak hanya dialami Indonesia ketika pandemi. Bahkan negara besar pun merasakan banyak yang harus dibenahi,” urainya.

Lebih jauh Honesti menilai kolaborasi menjadi sangat diperlukan untuk bisa bangkit dari pandemi ini. Situasi tersebut menjadi dasar semua pihak untuk berbenah.

Dirinya mengibaratkan pembenahan, khususnya di dalam Bio Farma, itu seperti membangun rel kereta api. Rel kereta terus ditambah dan dibangun, sementara keretanya tetap jalan.

“Kita harus melakukan fungsi dua-duanya,” saran Honesti seperti dilansir bisnis temp.co.id.

Apalagi, masih kata Honesti , Bio Farma sebagai BUMN farmasi memiliki dua fungsi. Pertama, sebagai agen pembangunan yang membantu pemerintah dalam hal seperti saat ini. Kedua adalah fungsi BUMN untuk menciptakan nilai.

“Jadi bagaimana membantu pemerintah mengatasi pandemi dan paralel dengan melakukan penataan holding-nya untuk menghasilkan value bakal membantu tidak hanya BUMN, tapi ekonomi Indonesia keseluruhan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru