Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Kapolri Listyo Minta Pimpinan Polri Jadi Teladan Jajaran

SuaraPemerintah.ID – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk bersikap selayaknya pemimpin organisasi dan mengayomi masyarakat dengan baik.

Hal ini disampaikan saat berbicara dalam penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-31 dan Sespimma Polri Angkatan 66 di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10/21).

- Advertisement -

Dalam sebuah rekaman video, Kapolri memberi wejangan untuk para pimpinan kepolisian untuk menguasai lapangan, bergerak cepat, inovatif, peka terhadap perubahan situasi, serta berani keluar dari sudut nyaman untuk tahu kesulitan anak buah dan apa yang dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan bakal memberi sanksi tegas kepada pimpinan yang tidak dapat menjadi teladan bagi jajarannya. Apabila kedapatan masih melanggar aturan. Menurutnya, semua itu dilakukan untuk kebaikan organisasi Korps Bhayangkara.

- Advertisement -

“Terhadap anggota yang melakukan penyimpangan dan itu berdampak kepada organisasi maka saya minta kepada rekan-rekan jangan ragu melakukan tindakan tegas… Kalau ada yang tidak mampu, kalau tidak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi,” tandas Kapolri Listyo.

Lebih lanjut, Listyo menginstruksikan jajarannya agar menjaga emosi dalam bertugas dan menjadi pimpinan.

“Jaga emosi, jangan terpancing, karena emosi yang mudah meledak dan tidak bisa dikontrol tentunya akan mengakibatkan perbuatan yang kita lakukan kemudian tidak terukur,” tuturnya.

Selanjutnya, bagi anggota yang menjalankan tugasnya dengan baik, Kapolri bakal memberikan reward.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan,” ujar dia.

Diketahui dalam beberapa bulan terakhir langkah-langkah polisi yang menjadi oknum dalam tindak profesional maupun melanggar wewenang menyeruak gamblang ke publik dari sejumlah daerah di Indonesia. Bukan hanya di tingkat anggota berpangkat rendah atau tamtama, ketidakprofesionalan, penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran undang-undang itu pun terjadi hingga tingkat perwira tinggi alias jenderal.

“Dan ini juga berdampak, apalagi rekan-rekan memiliki kewenangan, diberi kewenangan khusus oleh undang-undang,” kata Listyo.

Listyo menegaskan kepada jajaran pimpinan di institusi Polri itu untuk mendorong impelementasi dari semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Listyo menyatakan, konsep Presisi akan bisa dirasakan masyarakat dan internal kepolisian, apabila benar-benar diimplementasikan dengan baik.

“Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara transparan dan memenuhi rasa keadilan. Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana,” tutupnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru