Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

PMI Jawa Timur Beri Bantuan kepada Korban Erupsi Gunung Semeru

SuaraPemerintah.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat memberikan bantuan melalui PMI Jawa Timur dan PMI Lumajang dalam hal menanggulangi dampak bencana Gunung Semeru.

Adapun bantuan diberikan berupa family kit, hygiene kit, terpal, selimut, matras, masker, tenda, tangki air dan sembako. Bantuan tersebut disalurkan pada korban musibah Awan Panas Gunung (APG) Semeru pada hari Minggu, (5/12/21).

- Advertisement -

“Bantuan yang diberikan oleh PMI Pusat melalui PMI Provinsi Jawa Timur ini nantinya dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi dilapangan, apakah masih memerlukan atau tidak. Jika masih nantinya memerlukan akan dikirim lagi sesuai permintaan,” papar Wakil Sekretaris PMI Provinsi Jawa Timur, Dwi Suyanto.

Sejak Gunung Semeru mengeluarkan awan panas pada Sabtu lalu, tim relawan PMI Lumajang langsung bergerak menuju lokasi Desa Penanggal dengan membawa peralatan meliputi 1 unit ambulans dan 1 unit truk.

- Advertisement -

Sementara itu PMI Lumajang juga membuka dapur umum di lapangan dusun Kamar Kajang desa Sumberwuluh kecamatan Candipuro,sebagai dampak erupsi gunung Semeru. Dapur umum dibuka mulai Sabtu malam, melayani pengungsi di sejumlah titik untuk makan malam. Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar nyambangi tim PMI Lumajang di lokasi dapur umum.

“Sesuai dengan UU no. 1 tahun 2018 PMI membantu pemerintah dalam evakuasi korban bencana dengan berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait. Setelah berkoordinasi PMI Lumajang diberikan alokasi di Kecamatan Candi Puro Desa Penanggal dengan mendirikan dapur umum, dan tadi malam telah membagikan makanan sebanyak 300 orang pengungsi,” katanya.

Relawan yang diterjunkan di lokasi sebanyak 30 orang bertugas secara shift.

Dan untuk pagi ini sekitar 500 bungkus nasi dibagikan kepada warga. Sedangkan pagi ini kami akan diterjunkan 15 relawan di Balai desa Penanggal Kecamatan Candi Puro. ujar Ketua PMI Lumajang Budi Santoso.

“Kami mendapat support dari Wakil Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati Masdar yang sejak subuh tadi sudah berada di dapur umum PMI. Malahan beliau ikut membantu mbungkusi nasi. Beliau adalah Dewan Kehormatan PMI Lumajang,” kata dia.

PMI Kabupaten Malang yang wilayahnya tidak ikut terdampak dan Kota M mengirimkan bantuan serta tim PMI. “Dari PMI Kabupaten Malang dengan total sebanyak 35 orang yang mana tadi malam tim assessment bergabung dengan Rescue PMI Kota Malang. Jadi tim rescue ini nantinya terdiri dari assessment, pertolongan pertama dan evakuasi korban.

Dan PMI Kabupaten Malang juga mendirikan dapur umum bertempat di desa Curah Kobokan Kecamatan Prono jiwo, namun untuk sementara hasil assessment tadi malam berada di balai desa, itupun bisa berubah lagi nantinya lokasi dapur umum bisa di balai desa maupun di sekolahan. Tim dapur umum ini bisa menyediakan 2000 bungkus sekali masak untuk korban bencana, ujar Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprillijanto.

Berdasarkan informasi dari Sekretaris PMI Kota Malang Tris Suryo, mengatakan PMI menurunkan sebanyak 40 orang personil namun untuk saat ini masih 20 orang personil, karena masih melihat kondisi dilapangan selama 1 Minggu. Tim Rescue tersebut guna evakuasi korban di lokasi Prono Jiwo juga armada meliputi 1 unit hilux, 2 unit ambulans, 1 trail. Tim rescue ini yang telah memiliki spesialisasi USAR juga bekerjasama dengan KSR Poltekes di Kota Malang.

PMI Kota Malang juga diminta oleh Rotary untuk assessment guna penempatan Hunian sementara yang biasa disebut dengan Huntara.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru