Bangka Belitung Tuan Rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

443
Rakor persiapan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia di Kantor Gubernur Babel, Kamis (20/1/2021).

SuaraPemerintah.ID – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada bulan Mei 2022 mendatang, akan menjadi tuan rumah Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI).

“Ini program nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia, yang kemudian Menteri Perdagangan memilih lokusnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Tarmin, Kamis (20/1/2022) usai melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Tim BBI dan BWI Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, di lantai III Kantor Gubernur Babel.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel bersama dengan pemerintah Kabupaten dan Kota serta pihak terkait lainnya berupaya untuk menyukseskan kegiatan BBI dan BWI dari Kementerian Perdagangan RI ini.

“Kita berusaha untuk menyukseskan program mereka (Red-Kemendag). Kita bantu sesuai kemampuan yang kita miliki,” tuturnya.

Mengenai lokasi acara BBI dan BWI ditegaskan Tarmin, masih dalam proses peninjauan pihak Tim Kemendag RI, namun untuk pelaksana sop  launchingnya sudah di tetapkan yaitu di pulau Bangka.

“Rencananya soft  launching dan grand launching di Pulau Bangka, diharapkan akan meningkatkan UMKM dan IKM yang ada di kabupaten dan kota di Babel ini,” katanya.

Sementara itu, Septo Ketua Tim Peningkatan Produk Dalam Negeri Direkotat P3DN Kemendag RI berharap semua pihak terkait mendukung kegiatan BBI dan BWI, misalnya saja mengagendakan pelepasan ekspor lada atau udang vaname yang ada di Babel.

Dirinya juga meminta dukungan pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota terkait perizinan kegiatan BBI dan BWI agar berjalan dengan lancar.

“Dukungan pada saat kegaiatan Gernas BBI dan BWI, dimana adanya pelepasan ekspor dan perizinan, mislanya saja izin dari Satgas Covid – 19 yang ada di daerah Provinsi, Kabupaten atau Kota pada saat acara launching, sehingga tidak terjadi hal-hal tidak dinginkan,” katanya.

Program BBI dan BWI juga meminta dukungan dari Bank Indonesia yang ada di Babel, terutama dukungan proses kurasi dan harvesting, pameran produk unggulan yang ada di Babel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini