Gus Hanies mengingatkan jangan sampai adanya bangunan yang baru berdiri malah menimbulkan permasalahan baru dan memicu bencana.
“Pertumbuhan khususnya di kabupaten Rembang ini naik, dari 641 ribu menjadi 646 ribu. Kalau pertumbuhan penduduk naik, urusan permukiman, perumahan naik juga, jenengan harusnya lebih sibuk. Harus teliti lagi, jangan sampai bangunan baru malah merusak atau menutupi drainase yang membuat bencana, ” ungkapnya.
Wabup juga menyinggung rumah-rumah tidak layak huni, dan penataan permukiman lainnya agar benar- benar diperhatikan. Jangan sampai urusan RTLH malah menjadi masalah ke depannya.
Selain itu, Gus Hanies ingin disodori gagasan soal penataan perwajahan kota, ruang publik seperti taman dan alun-alun. DPKP diminta memastikan ruang publik aman dan nyaman bagi masyarakat.
Gus Hanies mengajak jajaran DPKP kembali menata niat di awal tahun ini untuk melayani masyarakat. Greget dalam bekerja, mutu, inovasi pelayanan hingga tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsi perlu ditingkatkan.
“Saya ingin tidak lagi seperti tahun- tahun kemarin, tak boleh lagi bekerja seperti biasanya. Harus ada lompatan, inovasi, pelayanan kepada masyarakat yang lebih greget lagi,” tegasnya.(353sp)


.webp)


















