SuaraPemerintah.Id Bagi sebagian umat Islam puasa di bulan suci Ramadhan bukan hanya untuk meraih pahala yang berlipat ganda, tetapi dapat juga dijadikan sarana untuk mendukung diet menurunkan berat badan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar diet selama puasa tetap aman dan sehat untuk dilakukan.
Banyak orang yang berpuasa meskipun mereka mengurangi asupan makanan dan minuman namun diakhir bulan mereka tidak mendapatkan badan yang sehat dan langsing tapi justru malah mengalami kenaikan berat badan. Adapun penyebabnya adalah karena saat berbuka puasa mereka awali dengan minum minuman manis yang berkalori tinggi dan mengandung banyak gula. Padahal gula hanya akan tersimpan didalam tubuh dalam bentuk lemak.
Buka puasa seolah-olah seperti balas dendam makan secara membabi buta dengan dalih karena seharian tidak makan dan minum, ini tidak baik bagi tubuh dan malah berakibat daya tahan tubuh akan semakin buruk, tentunya hal ini tidak boleh terjadi pada tubuh kita.
Strategi Diet untuk menurunkan Berat Badan saat Puasa Ramadhan :
- Makan Sahur
Beberapa orang beranggapan bahwa untuk menurunkan berat badan dengan cepat selama puasa adalah dengan melewatkan makan sahur. Hal tersebut justru tidak baik dan sangat tidak disarankan, karena sahur merupakan bagian penting dari puasa. Orang yang tidak sahur menjelang puasa tubuhnya akan lemah dan tidak berenergi selama puasa. Melewatkan makan sahur juga akan berpotensi memicu balas dendam saat buka puasa, sehingga berat badan malah tidak turun.
Contoh makan sahur yang baik : Karbohidrat komplex seperti Beras merah, roti gandum, oatmeal, sayur mayur, buah buahan dan protein seperti telur, tahu, tempe, daging tanpa lemak, ikan tuna, ikan salmon, kacang kacangan. seperti kacang tanah, kacang almond, edamame. Makanlah dengan porsi yang tidak berlebihan dan dalam komposisi yang seimbang.
- Berbuka puasa
Saat buka puasa cobalah dengan lebih banyak minum air mineral dan minuman tanpa pemanis, pilihlah minuman yang mengandung gula alami seperti: jus buah tanpa gula/ tanpa susu kental manis, Susu low fat, Smoothie pisang, setelah itu makan kurma 3 butir. Terlalu banyak minuman manis justru akan berdampak buruk bagi tubuh karena gula akan disimpan sebagai lemak. Akibatnya rencana untuk menurunkan berat badan malah gagal total. Ini lah mengapa konsumsi minuman manis saat berpuasa bisa membuat badan semakin gemuk.
Jangan berbuka dengan langsung makan makanan berat, tunaikan dulu sholat maghrib kemudian jalan-jalan ringan selama lima menit atau istirahat sejenak, kontrol nafsu makan anda, kemudian siapkan tubuh untuk makan malam dengan komposisi gizi seimbang. Pilihlah makanan yang sehat seperti: nasi merah, sayur-mayur, protein seperti tahu, tempe, daging tanpa lemak, ikan salmon, tuna buah-buahan, Hindari semua menu yang dimasak dengan cara digoreng pilih menu dengan teknik memasak yang lebih sehat, seperti direbus atau dikukus.
- Tetap berolahraga
Meski anda sedang berpuasa dan tidak banyak makan, bukan berarti boleh bermalas-malasan. Berolahraga justru bisa menjadi cara menurunkan berat badan ecara cepat dan efektif bila dilakukan saat puasa.
Tubuh anda akan kebingungan untuk mencari sumber energi saat berolahraga sementara tidak ada gula yang akan digunakan sebagai sumber energi akhirnya tubuh akan mencari sumber energi lain, yaitu cadangan lemak yang sudah lama bermukim ditubuh anda, yang pada akhirnya akan membuat lemak terkikis habis.
Hanya saja, Anda mungkin perlu mengurangi tingkat intensitas olahraga. Pasalnya, tubuh secara alami menjadi kurang aktif karena energi yang didapat dari makanan berkurang saat puasa. Pilih olahraga yang ringan ringan saja seperti : jalan kaki, senam, yoga dan lompat tali.
- Minum banyak air
Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan kunci utama memiliki berat badan ideal selama puasa. Untuk menjaga agar tubuh tidak kekurangan air yang perlu diperhatikan adalah minumlah air mineral delapan gelas per hari, sehingga dapat mencegah dehidrasi saat puasa Ramadhan, Air mineral adalah pilihan cairan terbaik yang paling mudah diserap tubuh, aturlah pola konsumsi air mineral dengan minum dua gelas saat buka puasa, dua gelas sebelum taraweh dan dua gelas sesudah taraweh, serta dua gelas saat sahur.
- Menjaga porsi makan
Anda harus tetap fokus menahan kendali nafsu makan, makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan kadar gula secara tiba-tiba. Hal ini tentu tidak baik bagi tubuh kita mengingat tubuh tidak menghasilkan banyak insulin saat puasa. Gula pun hanya akan diubah menjadi lemak dalam tubuh. Agar Anda bisa makan secara tidak berlebihan gunakanlah piring yang ukurannya lebih kecil.
Rangkuman : Menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar tidak hanya akan menjadikan kita insan yang lebih beriman dan bertaqwa tapi juga akan mendapatkan bonus tubuh lebih sehat, langsing tidak lebar saat Lebaran.
Penulis : Mulyadi, S.Sos, Humas BRIN





