Jumat, Januari 30, 2026
BerandaBerita HumasTerlibat Regional Marpolex 2022, KN Sar Kamajaya 104 Milik Basarnas Bertugas Evakuasi...

Terlibat Regional Marpolex 2022, KN Sar Kamajaya 104 Milik Basarnas Bertugas Evakuasi Korban

SUARAPEMERINTAH.ID – Puncak pelaksanaan Regional Marine Pollution Exercise 2022 yang melibatkan 3 negara, Indonesia, Filipina, dan Jepang sukses dilaksanakan di perairan Makassar Sulawesi Selatan pada Kamis (26/5/2022).

Latihan simulasi penanggulangan kecelakaan kapal yang mengakibatkan polusi tumpahan minyak di perairan Makassar ini dilaksanakan melibatkan berbagai unsur dari Coast Guard dari 3 Negara serta instansi terkait yang menangani penanggulangan tumpahan minyak dan kecelakaan kapal.

- Advertisement -

Basarnas sebagai instansi yang bertugas menangani kecelakaan kapal ikut terlibat dalam pelaksanaan Marpolex 2022.

“Keterlibatan Basarnas dalam latihan ini terkait karena tugasnya dalam penanganan kecelakaan kapal, utamanya dalam proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban yang mungkin timbul”, ungkap Djunaidi, Kepala Basarnas Sulsel.

Dalam skenario yang ada di Marpolex, terjadi tubrukan antara kapal pengangkut minyak dengan kapal penumpang yang melintas di perairan Makassar sehingga mengakibatkan adanya 6 POB (Personnel On Board) yang terjatuh ke air dan membutuhkan proses pencarian dan pertolongan.

“Basarnas mengerahkan KN Sar Kamajaya 104 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban dari 2 kapal yang tubrukan”, terang Djunaidi.

Proses evakuasi juga melibatkan Coast Guard dari Jepang dan Filipina, serta Indonesia. Selain itu, unsur pendukung lainnya dari Kesyahbandaran, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan berbagai instansi juga saling bersinergi membantu prnanganan korban serta proses pembersihan tumpahan minyak yang tercecer ke laut.

“Latihan ini menjadi upaya mensinergikan setiap unsur yang ada untuk meningkatkan kesiapsiagaan dal menghadapi kecelakaan kapal, utamanya terhadap kapal yang bisa menyebabkan terjadinya polusi tumpahan minyak di laut”, jelasnya.

Djunaidi pun menyampaikan bahwa personelnya siap untuk digerakkan memberi bantuan jika terjadi kecelakaan kapal yang membutuhkan pencarian dan pertolongan di wilayah kerjanya.

“Keterlibatan kami tentu sebagai komitmen kesediaan kami terlibat dalam penanganan kecelakaan kapal yang berpotensi terjadi di wilayah kerja kami”, tegasnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM