SuaraPemerintah.ID – Perpustakaan harus sesuai dengan standar nasional agar pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat dan budaya baca masyarakat dapat terwujud. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rakhmadi.
“Di dunia pendidikan perpustakaan memberikan kontribusi yang sangat penting dalam menunjang proses belajar mengajar. Untuk itu, sarana dan prasarana serta standar perpustakaan perlu ditingkatkan sesuai dengan standar nasional,” ujar Rakhmadi di Aula Dinas Kominfo Babel melalui zoom meeting saat membuka Sosialisasi Akreditasi Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliah (MA) via daring, Selasa (21/06).
Kegiatan yang diselenggarakan DKPUS Babel ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dan diikuti ratusan peserta mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kemenag Provinsi, Kabupaten/Kota hingga pengelola perpustakaan SMA/MA se-Babel.
Rakhmadi menjelaskan, sosialisasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya akreditasi perpustakaan sebagai proses jaminan mutu yang dikendalikan oleh standar, kebijakan dan prosedur.
Ia menambahkan, akreditasi merupakan asesmen mutu perpustakaan dan penguatan operasi pendidikan melalui pengembangan dan validasi standar.
“Dengan lembaga terakreditasi, maka hal itu memberikan kepercayaan kepada publik bahwa sebuah perpustakaan beserta koleksi, jasa, sumber daya manusia dan fasilitas lain memenuhi komitmen pada mutu perpustakaan,” jelas Rakhmadi.
Sementara, tujuan akreditasi adalah meyakinkan anggota sebuah profesi, mahasiswa, pejabat pemerintahan, pers, komunitas pendidikan dan pustakawan, bahwa perpustakaan memiliki tujuan yang jelas.
Lebih jauh Rakhmadi menerangkan, perpustakaan merupakan lembaga pendidikan sepanjang hayat tanpa memandang umur. Perpustakaan tidak hanya berupa kumpulan buku, tetapi juga merupakan tempat sumber informasi yang dapat diperoleh.
Perpustakaan, mempunyai peranan penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kepada para peserta dapat menambah wawasan dalam menyikapi perihal standarisasi dan akreditasi perpustakaan, dapat mengetahui standar pengelolaan perpustakaan yang dapat diimplementasi, serta dapat memberikan andil terhadap penerapan standarisasi perpustakaan bagi semua tingkatan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Sosialisasi, Dian Ekatama mengatakan, sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan salah satunya memotivasi perpustakaan sekolah untuk melakukan akreditasi.
“Peserta kegiatan ini sebanyak 500 orang terdiri dari Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, Cabdin Pendidikan, Kemenag Provinsi, Kabupaten/Kota, Pelajar SMA, SMK, MA, dan Pengelola Perpustakaan SMA/MA se-Babel,” papar Dian.
Untuk narasumber dalam kegiatan ini, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI Andriati, Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Babel Hery Haryono, Pustakawan Ahli Madya DKPUS Babel Padli, dan Kepala DKPUS Babel Rakhmadi.
Penulis: Ahmad Sirajudin | Editor: Rudi Sukmana






