SuaraPemerintah.ID – Untuk mendeteksi keberadaan naskah kuno yang ada di masyarakat, sejumlah tokoh masyarakat (Toma) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadiri Sosialisasi Naskah Kuno yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Beltim.
Kepala Dinas Perpustakaan Beltim, Mudiarsono mengatakan, melalui kegiatan yang menghadirkan Pemateri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel yang diwakili Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno, Mirdayati ini, Dinas Perpustakaan Beltim ingin masyarakat memahami dan memperkenalkan peranan naskah kuno tentang penyimpanan, perawatan, pelestarian, dan pendaftaran naskah kuno.
Mudiarsono sangat mengharapkan dari kegiatan ini, dapat mengetahui keberadaan naskah kuno yang masih beredar di masyarakat.
“Kami akan langsung melakukan kunjungan atau mendatangi jika ada yang masih menyimpan naskah kuno di rumahnya,” tegas Mudiarsono.
Diselenggarakan kegiatan ini, ditambahkan Mudiarsono, karena masih ada masyarakat yang kebetulan memiliki naskah kuno tetapi belum memahami pentingnya arti dari naskah kuno yang dimilikinya, sehingga seringkali naskah atau aset kuno yang dimiliki menjadi rusak bahkan punah.
Sementara itu, Kepala DKPUS Babel diwakili Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno, Mirdayati menjelaskan arti dari naskah kuno sampai dengan tata cara penyimpanan naskah kuno dIhadapan tokoh masyarakat Beltim.
Dianggap naskah kuno, ungkap Mirdayati, apabila telah berusia sekurang-kurangnya 50 tahun. “Naskah kuno tidak bisa di simpan sembarangan, karena mempunyai standar preservasi agar naskah kuno tersebut tidak gampang rusak, seperti harus berada di ruang penyimpanan dengan suhu ruang yang baik,” papar Mirdayati.
Berkenaan dengan hal itulah, Mirdayati menghimbau bagi masyarakat yang kebetulan masih memiliki naskah kuno di rumahnya, agar segera melapor dan menyerahkan ke dinas terkait di pemerintah daerah setempat.
Usai dialog, dilakukan penyerahan manuskrip atau naskah kuno dari salah satu tokoh masyarakat Beltim ke Dinas Perpustakaan Beltim berupa 2 koleksi berupa buku amalan doa berusia 118 tahun yang di tulis 11 rabiul awal 1325 H, dan buku “Pemimpin Tukang Listrik” yang diterbitkan tahun 1927. (aliyah).






