SuaraPemerintah.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. Persatuan ini pula yang membuat Indonesia bisa melewati ujian pandemi COVID-19 hingga bisa bangkit secara ekonomi.
Kapolri mengungkapkan, bahwa Indonesia berhasil melaksanakan vaksinasi COVID-19 lebih dari 440 juta. Ini secara otomatis menempatkan Indonesia di posisi 5 negara di dunia dengan vaksinasi terbanyak.
Capaian positif juga didapat dari segi pertumbuhan ekonomi. Kapolri menilai, ini semua karena persatuan Indonesia.
“Pertumbuhan ekonomi 5,45%, negara tetangga negara maju rata-rata di bawah 3%. Dan itu bisa terjadi karena kita bersatu,” kata Kapolri mengisi Tausiah Kebangsaan dalam acara Kirab Merah Putih di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (28/9).
Kapolri mengingatkan Persatuan Indonesia bukan baru saat ini saja terbukti bisa mempertahankan bangsa. Sikap ini sudah lebih dulu ditunjukkan para pejuang dan pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
“Semangat kesatuan dan persatuan harus dijaga. Yang namanya Bhineka Tunggal Ika diuji, beberapa pemberontakan. Namun, bisa kita buktikan yang namanya garuda Pancasila tetap melekat di hati sanubari kita semua,” ucap dia.
Tausiah kebangsaan didahului dengan kirab merah putih sepanjang 1.700 meter. Acara juga dilanjutkan dengan kirab nusantara yang menampilkan sejumlah kebudayaan hingga tarian adat.
Hadir dalam acara itu, Wantimpres Habib Lutfhi bin Yahya, Buya Muhtadi Dimyati, dan para pemuka dari setiap agama.
Dari jajaran Polri tampak Wakapolri Komjen Gatot Eddy, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Kalemdiklat Polri Komjen Rycko Amezal, Kakorbrimob Polri Komjen Anang, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Hadir pula Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budhiarto.


.webp)













