Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bupati Bulukumba: Manfaatkan Pekarangan untuk Antisipasi Naiknya BBM

SuaraPemerintah.ID – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf meminta warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan kosong yang dimiliki agar bisa menyokong pemenuhan pangan sendiri.

“Saatnya warga kita menyadari pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran, cabai atau tomat, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk beli di pasar,” ujar Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf, Sabtu (3/09).

- Advertisement -

Hal ini disampaikan Andi Utta menyikapi kenaikan harga BBM subsidi yang secara resmi telah berlaku per Sabtu (3/09). Andi Utta menyampaikan pandangannya, bahwa kenaikan atau penyesuaian harga BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi menjadi risiko dari kondisi ekonomi nasional yang belum stabil akibat beratnya subsidi pemerintah terhadap harga BBM.

Tidak hanya karena BBM naik, Andi Utta menyarankan pemanfaatkan pekarangan untuk kebutuhan rumah tangga. Namun jauh sebelumnya, ia mengaku dirinya setiap kesempatan mengajak dan menghimbau warga untuk selalu menanam, baik di lahan pekarangan, maupun di dalam pot-pot bagi yang tidak memiliki pekarangan yang cukup.

- Advertisement -

“Jangan kuttu (malas), biar lombok harus juga dibeli,” kata Andi Utta jika memotivasi warga untuk betul-betul memanfaatkan lahan di Bulukumba yang dikenal subur.

Andi Utta juga meminta OPD terkait seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta pemerintah setempat untuk memassifkan gerakan menanam bagi warga.

Peran OPD, mendekatkan sarana produksi perbibitan melalui pembangunan demplot di setiap desa kelurahan untuk mensuplai kebutuhan bibit sayuran yang akan ditanam di lahan pekarangan, baik di rumah maupun kantor.

“Bibit yang ada di pusat demplot ini nantinya dapat diambil secara gratis oleh warga untuk ditanam kembali di pekarangan mereka,” ungkapnya.

Selain itu, Andi Utta melalui program bibit unggulnya diharapkan dapat meningkatkan nilai produksi pertanian dan perkebunan masyarakat Bulukumba. Dengan kualitas bibit unggul, buah-buahan misalnya durian, mangga dan nangka juga memiliki harga yang bagus.

Seperti diketahui, setelah sempat tertunda, Pemerintah Pusat akhirnya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), per 3 September 2022. Harga BBM yang naik adalah jenis Pertalite, Pertamax, maupun BBM Jenis Solar.

Harga BBM jenis Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 ribu per liter. Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Sementara Pertamax non subsidi dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Presiden Joko Widodo buka suara soal harga BBM subsidi naik. Menurut Jokowi harga BBM subsidi akan mengalami penyesuaian. “Mestinya uang negara itu diprioritaskan untuk subsidi masyarakat yang kurang mampu. Dan pemerintah saat ini harus buat keputusan dalam situasi sulit. Ini adalah pilihan terakhir pemerintah yaitu mengalihkan subsidi BBM,” kata Jokowi dikutip dari keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu, 3 September 2022.

“Sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini dapat subsidi akan mengalami penyesuaian,” tegas Jokowi. Tentu kenaikan harga BBM itu akan berdampak pada naiknya harga-harga barang dan jasa, utamanya pada bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

 

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru