Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pekik Pengikut Militan Selagi Ganjar ‘Distrap’ Hasto (22)

SuaraPemerintah.ID – Ganjar Pranowo berdiri termangu di samping Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun. Sekilas terlihat kesan, ada dongkol di raut muka Gubernur Jawa Tengah.

Senin sore itu, dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Ganjar seperti ‘distrap’ oleh Hasto dan Watubun. Hasto pidato soal penegakan disiplin kader partai, Watubun mendalilkan sanksi pelanggar aturan. Dan benar saja, Ganjar dijatuhi sanksi teguran lisan, menyusul pernyataannya siap maju capres 2024.

- Advertisement -

Tak pelak, peristiwa ini, direspons dengan kegaduhan oleh netizen. Sebagaimana tercermin dari hasil pemantauan dan analisis data media sosial periode 24-25 Oktober yang dirilis Drone Emprit, atensi netizen, sekilas tampak terbelah.

Haters bersorak untuk sanksi yang mendera Ganjar: dianggap layak dihukum lantaran lancang kontra Megawati. “BREAKING NEWS: Ganjar Terancam Dipecat dari PDIP, Elektabilitasnya Bisa Terjun Bebas. Mak Banteng Ngamuk, Ancam Tanduk Ganjar dan FX Rudy Buntut Bicara Capres,” cuit salah satu akun anti Ganjar.

- Advertisement -

Namun ternyata, para simpatisan juga bersorak atas sanksi indisipliner itu. “PDIP memanggil Ganjar Pranowo ke Jakarta hari ini. PDIP memanggil Ganjar untuk mengklarifikasi pernyataannya soal siap menjadi calon presiden 2024. Pak @ganjarpranowo Titip salam ke Bu Mega Rakyat siap mendukung GP Maju RI 1 202,” unggah pro Ganjar.

Sementara akun-akun media arus utama terpantau netral terhadap pemberitaannya. Informasi mengenai pemanggilan dan penjatuhan sanksi terhadap Ganjar lebih dominan diangkat pers. Berita-berita tersebut lalu diamplifikasi baik oleh yang pro maupun anti Ganjar dengan dibumbui narasi sesuai pandangan politiknya.

Keberimbangan pers juga terlihat pada peta percakapan media sosial di Twitter. Akun-akun media nasional seperti @kompascom, @CNNIndonesia, dan @tvOneNews berada di tengah antara klaster pro dan anti Ganjar, dan sama-sama ditarik oleh kedua kubu.

Kendati bereaksi keras, pendukung Ganjar tidak bertendensi negatif terhadap pemberitaan ini. Sebaliknya, penyokong militan terlihat antusias mengapitalisasi sanksi yang disematkan ke gubernur berambut putih ini.

Figur: Peta percakapan tentang Ganjar Pranowo. (Sumber: Drone Emprit)

Secara umum, narasi simpatisan mengapitalisasi sanksi Ganjar ini terbagi dalam sejumlah tendensi. Satu, tendensi tentang DPP PDIP mesti memperlakukan secara adil rivalitas Ganjar dan Puan Maharani. Sanksi ke Ganjar, kata mereka, harus berlaku buat Dewan Kolonel yang notabene pendukung putri biologis Bu Mega.

Dua, apresiasi ke Ganjar karena taat dan tetap beretika ke PDIP. Ganjar dielu-elukan karena tetap datang dalam sidang disiplin itu. Raut muka Ganjar yang disebut ‘tengil’ di samping Hasto dan tak mau meralat kesiapannya maju capres dianggap sebagai kode hadirnya restu dari DPP PDIP.

Tiga, pendukung menyoal kubu Puan turut mendelegitimasi Ganjar lewat Bidang Kehormatan DPP PDIP. Sanksi yang diberikan dikatakan tidak masuk akal lantaran Ganjar tidak divonis salah melanggar regulasi partai.

Ketiga klaster respons simpatisan sama-sama mempertontonkan adanya ikhtiar merawat pemberitaan dan percakapan tentang Ganjar. Dalam perspektif media, pernyataan kesiapan maju capres dan pemanggilan Ganjar oleh elit partai merupakan topik yang mengandung unsur kebaruan.

Pendukung Ganjar, rasa-rasanya paham betul soal kebaruan tersebut bakal laku keras dalam pemberitaan dan percakapan. Karenanya, mereka tak bersuara terlampau negatif, cukup hanya memperkeras pekikannya.

 

TAGS: Drone Emprit, Ganjar Pranowo, PDIP, Capres, Pilpres 2024

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru