Rabu, Februari 4, 2026
BerandaBerita HumasPuluhan Santri Hidayatussalikin Habiskan Waktu 3 Jam Belajar di Perpusprov Babel

Puluhan Santri Hidayatussalikin Habiskan Waktu 3 Jam Belajar di Perpusprov Babel

SuaraPemerintah.ID – Gedung Layanan Perpustakaan (GLP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai dikunjungi banyak tamu, dalam rangka menambah ilmu berkenaan dengan literasi.

Seperti pada Kamis (7/9/2023), kembali 83 Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Hidayatusslikin Kota Pangkalpinang, diajak berlajar ke Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Babel.

- Advertisement -

Didampingi Koordinator mereka Ustaz Maulana, puluhan santri Hidayatussalin menghabiskan waktu lebih kurang 3 jam dimulai sejak Pukul 08.00 hingga 11.00 Wib, belajar di ruang Perpusprov Babel tersebut.

Ustaz Maulana menjelaskan, pihaknya sengaja mengajak puluhan santri ke Perpustakaan Provinsi guna menambah wawasan dan pengetahuan para santri dengan berbagai ilmu melalui bahan bacaan yang ada di Perpustakaan Provinsi.

Menurutnya, di Perpustakaan Provinsi bahan bacaannya lebih lengkap. Dengan begitu diharapkan selama 3 jam ini, para santri dapat membaca buku-buku sesuai minat mereka.

“Momen ini juga kami manfaakan untuk melihat minat baca para santri dalam rangka persiapan mengaktifkan perpustakaan di Ponpes Modern Hidayatussalikin Pangkalpinang,” ujar Ustaz Maulana kepada media ini.

Fadhil, Santri Ponpes Hidayatussalikin berterima kasih kepada Ponpes Hidayatussalikin karena telah memberi kesempatan pada dirinya dan rekannya yang lain untuk belajar di Perpustakaan Provinsi ini.

“Kami senang diajak belajar ke sini. Selain membaca buku, disini juga kami manfaat sedikit waktu untuk refreshing diluar kegiatan pondok. Saya suka membaca buku Novel, buku kesehatan dan buku-buku agama,” ucap Fadhil.

Ungkapkan senada disampaikan Nafitriani yang juga santri Ponpes Hidayatussalikin Pangkalpinang.

“Saya ucapkan terima kasih telah kepada Ponpes karena kami dibawa ke Gudang ilmu ini. Ini penting bagi kami untuk menambah ilmu pengetahuan kami biar lebih luas lagi,” katanya.

Berkenaan dengan buku-buku yang dibacanya di Perpusprov, Nafitriani menyebutkan, buku kegemarannya adalah buku Novel, Buku Agama, Psikologi dan Kesehatan.

Dikesempatan terpisah, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi mengaku senang mendapat kabar puluhan santri Ponpes Hidayatussalikin Pangkalpinang belajar di Perpusprov Babel.

Rakhmadi mempersilakan kepada para santri untuk memanfaatkan GLP Babel yang baru itu untuk menambah ilmu berkenaan dengan literasi.

Silakan kunjungi secara rutin. Bahkan kalau ada kegiatan-kegiatan literasi, silakan digunakan.

Bahkan tak hanya dari Ponpes Hidayatusslikin, dari organisasi atau instansi manapun yang ingin belajar atau memanfaatkan GLP dipersilakan. Sebab, ditegaskan Rakhmadi, GLP itu memang dibangun untuk kepentingan public.

“Tujuan akhir dari GLP itu adalah untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat. Jadi, bagi Masyarakat di Babel yang ingin beraktivitas atau ada kegiatan silakan manfaat itu,” seru Rakhmadi.

Kepala DKPUS Babel Rakhmadi berharap, dalam satu tahun anggaran minimal ada 12 event dilaksanakan di GLP Babel tersebut, yang kegiatannya tidak hanya dari internal DKPUS Babel, namun bagi Masyarakat umum.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM