Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Jokowi Bakal Gelontorkan Rp14 Triliun untuk Atasi Masalah Pupuk Langka

SuaraPemerintah.ID Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menambah anggaran sebesar Rp14 triliun untuk mengatasi masalah kekurangan dan kelangkaan pupuk subsidi di wilayah Indonesia.

Akan tetapi, Jokowi menyebut angka tersebut masih perlu persetujuan DPR RI. Namun, ia berjanji Rp14 triliun itu akan segera ditambahkan untuk menutupi kekurangan di semester II 2024.

- Advertisement -

“Saya, kita, ini dari menteri pertanian sudah mengajukan. Dari Kementerian Keuangan nanti juga akan mendorong agar segera itu bisa direalisasikan,” tegas Jokowi.

“Tadi saya panggil pak direktur Pupuk Indonesia, stok awal tahun ini seperti apa, sangat siap pupuk untuk bersubsidi sangat siap. Yang berusaha nanti kita untuk semester II, yang Rp14 triliun tadi,” katanya.

- Advertisement -

Sebelumnya, Jokowi turut mengungkapkan dalang dibalik langka dan mahalnya pupuk di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut terjadi sebab imbas adanya geopolitik salah satunya perang Rusia-Ukraina.

Tak dipungkiri, perang Rusia-Ukraina ternyata sangat berpengaruh terhadap ketersediaan pupuk di Indonesia. Sebab, bahan baku pupuk berasal dari Rusia-Ukraina.

Jokowi mengatakan mulanya ia bersyukur masyarakat Indonesia mengonsumsi beras. Pasalnya, gandum yang dihasilkan Rusia dan Ukraina menjadi barang yang sulit didapat saat perang pecah.

“Tetapi ternyata yang namanya pupuk itu bahan bakunya berasal dari Rusia-Ukraina,” jelas Jokowi dalam sambutannya di Banyumas, Jawa Tengah.

Jokowi menjelaskan perang Rusia-Ukraina memang membuat pupuk di Indonesia langka dan mahal. Saat memberikan penjelasan, sebagian petani memberikan berbagai respons.

“Jangan di ‘wooo’, ini fakta, sehingga barang ini juga sulit keluar dari Ukraina dan Rusia. Bahan bakunya tidak ada, berarti harganya? Itulah problemnya bapak, ibu, dan saudara sekalian,” tuturnya yang dilansir dari CNN Indonesia.

“Inilah yang kemudian kita nabrak-nabrak agar bahan baku tercukupi, tetapi PT Pupuk Indonesia itu adalah perusahaan. Kalau belinya di sana mahal, jualnya juga? Ceritanya kurang lebih seperti itu supaya kita tahu semuanya,” sambungnya.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru