Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pejambon Ifthar: Menlu Retno Memanggil untuk Memperkuat Solidaritas Kemanusiaan

SuaraPemerintah.ID – Pejambon Ifthar adalah acara buka puasa tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri. Acara ini kembali diadakan setelah pandemi Covid-19. Pejambon Ifthar kali ini dihadiri oleh para Duta Besar dan Perwakilan Organisasi Internasional di Jakarta. Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta, juga turut hadir dan memberikan ceramah agama dalam acara buka puasa tersebut.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengajak komunitas internasional untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan global, terutama dalam konteks Palestina. Pernyataan ini disampaikan pada acara Pejambon Ifthar bersama Korps Diplomatik di Kementerian Luar Negeri pada tanggal 22 Maret.

- Advertisement -

“Ramadan memberikan kita kesempatan untuk menjadi lebih baik sebagai manusia, serta mendorong kita untuk meningkatkan kebersamaan dan persahabatan. Ramadan adalah bulan toleransi dan persatuan,” ujar Retno.

Dari Ramadan, kita dapat memetik pelajaran berharga tentang kasih sayang dan solidaritas, yang sangat diperlukan saat ini.

- Advertisement -

“Kita beruntung dapat berkumpul di sini dalam keadaan nyaman dan aman. Namun, saudara-saudara kita di Palestina tidak memiliki keberuntungan yang sama. Lebih dari 32.000 warga Palestina tewas di Gaza, termasuk 13.000 anak-anak. Dua juta orang telah mengungsi, dan mereka yang bertahan saat ini menderita kelaparan. Mereka bahkan tak mampu menangis lagi,” tandasnya. Retno menegaskan bahwa solidaritas global saat ini semakin dipertanyakan.

“Sebagai seorang perempuan, ibu, nenek, dan manusia, penderitaan rakyat Palestina telah memberikan warna yang berbeda dalam menjalani Ramadan tahun ini,” ungkap Menlu Retno.

“Apakah kita, sebagai komunitas global, hanya dapat menangis untuk mereka? Atau kita bisa melakukan sesuatu untuk menghentikan krisis kemanusiaan yang mengerikan ini?” lanjutnya bertanya.

Indonesia berkomitmen untuk terus meringankan beban bangsa Palestina, antara lain dengan terus mengirim bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, meningkatkan kontribusi Indonesia di UNRWA, serta upaya-upaya lainnya seperti memberikan dukungan politik melalui Pernyataan Lisan di Mahkamah Internasional untuk mendukung proses Advisory Opinion.

Mengakhiri pidatonya, Menlu mengajak untuk menggunakan bulan Ramadan sebagai momentum untuk mempercepat upaya perdamaian dan memperkuat solidaritas kemanusiaan global.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru