Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menegaskan pentingnya peran mereka dalam menjaga kondusifitas lingkungan, terutama terkait peredaran narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda bangsa.
- Advertisement -
“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti aparat kepolisian, serta pihak kecamatan dan kelurahan/desa, untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di wilayah kami,” ujarnya.
Dia berharap Rakor Forkopimda ini bisa menjadi komitmen bersama serta langkah tegas untuk menekan peredaran narkoba di Kabupaten Tangerang.
- Advertisement -
Ainul Mardhiah, perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, menjelaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam situasi darurat narkoba, dengan pangsa pasar yang besar karena wilayah yang luas.
“Alhamdulillah, kami berhasil menggagalkan peredaran narkoba seberat 21 kg di wilayah Banten baru-baru ini,” ungkapnya.
Pengedar narkoba kini menggunakan berbagai cara untuk menyelundupkan barang haram tersebut, termasuk di perut ikan, kacang kedelai, barang bawaan, buah pisang, bahkan dalam dubur manusia.
“Maka dengan adanya forum ini, kami berharap semua pemangku kepentingan tetap waspada dan berkomitmen dalam pemberantasan narkoba di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang, demi generasi yang berkualitas,” tutupnya.