SuaraPemerintah.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyambut kedatangan pebiliar cilik Ode Nandra bersama sang ayah, Dewa Made Artawan, di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
“Halo Ode, bagaimana pengalamanmu melawan juara dunia kemarin?” tanya Menpora Dito. Selanjutnya, Menpora melontarkan beberapa pertanyaan kepada ayah Ode yang hadir mendampingi putranya.
“Bagaimana awalnya bisa tertarik dengan biliar? Apakah kamu ingin menekuninya secara serius? Tapi tetap bersekolah kan? Sudah ikut kejuaraan apa saja? Kapan terakhir kali ikut kejuaraan?” tanya Menpora Dito dengan disertai tawa dan canda hangat.
Ode Nandra, seorang pebiliar cilik berusia 10 tahun asal Banjar Teges Kaja, Gianyar, Bali, sempat viral di media sosial berkat aksi biliar yang memukau. Menpora Dito yang mengetahui hal ini merespons dengan mengirimkan tim scouting untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada Ode agar dapat menjadi atlet biliar berbakat dan berprestasi di tingkat regional dan internasional.
Ode, yang saat ini duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar (SD), memiliki nama lengkap Dewa Gede Tria Nandrawan. Sehari sebelumnya, Ode turut bermain dalam ekshibisi biliar kelas dunia PB POBSI bertajuk ’10 Ball The Real King’ di Atrium F3, FX Mall Jakarta.
Ekshibisi ini menghadirkan dua pebiliar juara dunia, Francisco Sanchez Ruiz dari Spanyol dan Albin Ouschan dari Austria. Dalam ekshibisi tersebut, Ode berpasangan dengan Francisco melawan Albin Ouschan yang berpasangan dengan pebiliar cilik asal Jakarta, Kenny Franson.
Menpora Dito berpesan agar bakat Ode terus dibina dan setidaknya bergabung dengan klub biliar yang baik di Bali. Komunikasi dengan PB POBSI juga harus terus dijaga.
“Terus berkomunikasi dengan PB POBSI, karena Ode akan dipersiapkan menjadi atlet junior POBSI jika ada kejuaraannya nanti. Kita akan terus mendukung, karena sayang jika bakatnya tidak dibina dan tidak tersalurkan. Terus tindaklanjuti ya,” pesannya.
“Intinya kita akan terus mendukung agar jalurnya benar dan maksimal. Dia juga menurut saya harus bergabung dengan klub yang bagus,” tutup Menpora Dito.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)













