Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Kawal Penyelesaian BTS di Papua, BAKTI Komdigi Libatkan TNI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital dan Tentara Nasional Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama pendampingan keamanan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Papua.

Direktur Utama BAKTI Kementerian Komdigi Fadhilah Mathar mengatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

- Advertisement -

“Seluruh infrastruktur yang dibangun pemerintah termasuk infrastruktur telekomunikasi merupakan pintu masuk menuju kesejahteraan rakyat hingga pelosok negeri dan bukan hanya aspek keamanan saja,” jelasnya di Gedung Mabes TNI, Jakarta Timur, Senin (11/11/2024).

Baca juga: Komdigi Audit Sistem Pengendalian Konten Negatif untuk Cegah Penyalahgunaan Wewenang

Fadhilah Mathar mengungkapkan target penyelesaian pembangunan BTS di wilayah Papua akan dilakukan hingga akhir tahun 2024.

- Advertisement -

“Target kami di 33 lokasi dan kita hanya punya deadline penyelesaian pembangunan BTS hingga 31 Desember 2024,” tuturnya.

Sebelumnya, Asisten Operasi Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema menjelaskan arti penting kehadiran TNI dalam melakukan pendampingan keamanan pembangunan BTS di wilayah Papua.

“Dalam konteks mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, kami sendiri TNI harus hadir disitu, ” jelasnya.

Menurut Mayhen Gabriel Lema, TNI secara khusus mengawal pendampingan keamanan pada lima titik lokasi pembangunan BTS BAKTI Komdigi di Papua.

“Ada 33 titik lokasi, khususnya pada 5 titik yang didukung TNI, sedangkan 28 titik lainnya sudah ter-plotting dengan baik oleh tim BAKTI Kominfo,” tuturnya.

Asops Panglima TNI Mayjen Gabriel Lema berharap agar dalam pelaksanaan pendampingan keamanan di lapangan dapat terjalin kebersamaan dan koordinasi yang baik.

“Dalam rangka percepatan pembangunan dan pengabdian kita bersama untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

BAKTI Kementerian Komdigi telah memetakan lokasi BTS yang ada di 28 titik dari 33 titik lokasi target penyelesaian pembangunan BTS BAKTI Komdigi di wilayah Papua. Titik tersebeut merupakan pos-pos TNI yang belum terdapat sinyal layanan telekomunikasi dari operator seluler.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru