Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Prabowo Tunjuk AHY untuk Bangun Tanggul Raksasa di Pantai Utara Jawa

Presiden Prabowo Subianto memberikan tugas berat kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk memimpin proyek pembangunan tanggul raksasa (giant sea wall) di Pantai Utara Pulau Jawa.

“Pak AHY saya beri tugas yang berat (bidang) infrastruktur, salah satu nanti infrastruktur paling penting adalah giant sea wall. Giant sea wall yang akan menyelamatkan pantai utara Jawa,” kata Presiden kepada AHY.

- Advertisement -

Dalam pidatonya saat menutup Kongres VI Partai Demokrat di Jakarta pada Selasa (25/2) malam, Presiden menegaskan bahwa proyek ini merupakan salah satu infrastruktur terpenting yang akan menyelamatkan wilayah pesisir utara Jawa dari ancaman abrasi dan banjir rob.

Prabowo menyebutkan bahwa proyek ini akan dibangun di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa, mulai dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa proyek ini akan menjadi tantangan besar bagi pemerintah, mengingat panjang tanggul yang mencapai ratusan kilometer.

- Advertisement -

“Sekian ratus kilometer harus kita bangun. Apa bisa?” kata Prabowo.

Serempak, para kader Partai Demokrat menjawab, “Bisa!”, yang kemudian diikuti oleh Presiden dengan penuh keyakinan. “Bisa!” sambung Presiden.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa belum dapat dipastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek ambisius ini. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera memulai pembangunan dengan sumber daya yang dimiliki.

“Insyaallah dengan tekad, kita akan capai, dan ini salah satu tugas berat di pundak Menko Infrastruktur. Tetapi kita akan putuskan, kita akan mulai dengan kekuatan kita sendiri. Jangan ragu! Bukan potensi lagi, kita jelas punya uangnya siap. Kita mulai secepatnya!” kata Presiden.

Presiden Prabowo berencana membangun tanggul laut raksasa di pantai utara Pulau Jawa sepanjang 700 kilometer dari Banten sampai dengan Jawa Timur. Presiden, dalam beberapa kesempatan, mengakui pembangunan tanggul laut bukanlah proyek jangka pendek, melainkan proyek jangka panjang yang membutuhkan waktu puluhan tahun.

Prabowo, semasa menjadi menteri pertahanan, pernah berbicara mengenai masalah tanggul laut raksasa. Dia pernah mengingatkan para pejabat negara jangan sampai pembangunan giant sea wall itu terjebak dalam kemelut politik 5 tahunan.

Jika berkaca pada pengalaman negara-negara di Eropa, pembangunan tanggul laut raksasa dapat rampung dalam waktu hingga 40 tahun.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo, dalam periode awal kepemimpinannya, meminta jajaran menterinya untuk mengkaji pembangunan tanggul laut raksasa dari Jakarta sampai Cirebon sebagai Program Strategis Nasional (PSN) Tahun 2025.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa proyek tanggul laut raksasa ini telah masuk dalam PSN 2025. Nantinya, tanggul yang dibangun di Jakarta hingga Cirebon akan terhubung dengan tanggul pengendali banjir dan rob yang sudah dibangun di Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah.

Presiden Prabowo, Airlangga melanjutkan, juga telah memberi arahan kepada jajaran menteri untuk menyiapkan skema pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan giant sea wall Jakarta—Cirebon.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru