Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi MM Melauncing Pengiriman Perdana Makanan Bergizi Gratis Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) Kecamatan Gondanglegi berlokasikan di Dapur BGN Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Hasyim Asy’ari Perum Istana Kanjuruhan Desa Sukosari Kecamatan Gondanglegi.
Turut hadir pada acara ini Ketua Yayasan Hasyim Asy’ari Makhrus Soleh, Kasdim 0818 Malang-Batu, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Pimpinan Pondok Pesantren Al Rifaie, serta Forkopimcam Gondanglegi.
Launcing perdana Makanan Bergizi Gratis ini sejumlah 3000 porsi yang akan di kirimkan langsung ke siawa-siswi SD, SMP, SMA se Kecamatan Gondanglegi.
Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Program Makan Bergizi Gratis telah mencanangkan langkah besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak bangsa.
“Program ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian negara terhadap generasi penerus, tetapi juga investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutur Bupati Malang.
Pemerintah Kabupaten Malang menyambut dengan penuh semangat program ini. Melalui hadirnya Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) di Kecamatan Gondanglegi, diharapkan agar distribusi makanan bergizi dapat menjangkau masyarakat dengan lebih cepat, tepat, dan merata.
“Insyaallah, dengan adanya dapur gizi ini, anak-anak sekolah serta kelompok rentan lainnya bisa mendapatkan asupan gizi yang layak setiap harinya,” ucap Bupati Malang.
Lebih lanjut disampaikan Bupati Malang bahwa Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen menekan angka stunting dan kekurangan gizi yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.
“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak di Kabupaten Malang tumbuh dengan tubuh yang sehat, otak yang cerdas, dan karakter yang kuat. Ini karena kita semua percaya,bahwa masa depan bangsa ada di tangan generasi yang sehat lahir batin,” jelas Bupati Malang.
Bupati Malang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung keberlangsungan program ini. Pemerintah Kabupaten Malang, tentunya tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan masyarakat, relawan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Mari kita jadikan program makan bergizi gratis ini sebagai gerakan bersama, bukan hanya program pemerintah. Sebab dengan begitu, manfaatnya akan lebih luas dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandas Bupati Malang.
Di akhir sambutannya Bupati Malang juga mengajak untuk menjadikan grand launching ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberantas stunting, menurunkan angka gizi buruk, serta memastikan tidak ada satupun anak di Kabupaten Malang yang kekurangan gizi.
“Kita ingin agar Kabupaten Malang benar-benar menjadi daerah yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Maju,” pungkas Bupati Malang.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
- Advertisement -


.webp)
















