Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Menko AHY Dorong Gerakan Moral Jaga Bali sebagai Warisan Dunia

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong gerakan moral menjaga Bali sebagai warisan dunia. Hal ini diungkapkannya usai penanaman mangrove bersama German Agency for International Cooperation mangrove Batu Lumbang, Denpasar Bali, Senin (13/10/25).

“Kita mengampanyekan gerakan moral yaitu waste clean up, ini bukan hanya sebuah event. Tapi ini adalah moral action, mari kita ajak semua pihak untuk peduli pada lingkungan hidup,” ujar Menko AHY dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (14/10/25).

- Advertisement -

Menko AHY turun langsung menanam mangrove dan memungut sampah bersama masyarakat, Gubernur Bali, serta perwakilan GIZ. Ia menekankan aksi nyata jauh lebih penting sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan.

“Kita tidak bisa hanya berkata-kata, tetapi harus melakukan sesuatu. Ini bagian dari kebijakan pemerintah yang ingin menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan,” kata Menko AHY.

- Advertisement -

Menko AHY juga menyoroti peran penting ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir. Hal tersebut diharapkan mampu menyerap karbon dalam jumlah besar dan melindungi wilayah pesisir dari abrasi.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Ia menyatakan komitmen daerah dalam menjaga keindahan dan kebersihan Bali.

“Bali sebagai daerah wisata utama dunia menghadapi tantangan pencemaran dan sampah. Karena itu, kami memperkuat pengelolaan sampah dan pelestarian mangrove yang luasnya mencapai 1.100 hektare,” ujar I Wayan Koster.

Country Director GIZ Indonesia, Thomas Forcher menambahkan, Indonesia tidak sendirian dalam perjuangan menjaga bumi. Ia mengingatkan pentingnya tata ruang yang berkelanjutan sebagai landasan pembangunan agar upaya pelestarian lingkungan.

“Lingkungan kita adalah hadiah paling berharga dari Tuhan. Dengan senang hati saya sampaikan bahwa dalam langkah luar biasa. Indonesia tidak sendirian, lima puluh tahun sudah GIZ menjalin kerja sama dengan Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Green Infrastructure Initiative (GII) kolaborasi antara Kemenko Infrastruktur dan GIZ Jerman. Kolaborasi tersebut menggabungkan pembangunan infrastruktur hijau dengan edukasi lingkungan.

Melalui program ini, pemerintah mendorong kampanye Youth Awareness Raising serta pelatihan composting di berbagai daerah. Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru