Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Wali Kota Bontang Dikukuhkan Sebagai Bunda Literasi, Siap Gerakkan Semangat Membaca di Kota Taman

Wali Kota Bontang, Hj. Neni Moerniaeni, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Bontang bersama tujuh Bunda Literasi lainnya dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Pengukuhan berlangsung pada Minggu (19/10) di Gedung Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kaltim juga secara resmi mengukuhkan Sarifah Suraidah Harum sebagai Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Timur, yang akan menjadi motor penggerak utama gerakan literasi di seluruh kabupaten/kota.

- Advertisement -

Selain Bunda Neni, tujuh lainnya yang dikukuhkan yakni Nurlena (Kota Balikpapan), Dewi Yuliana (Kabupaten Penajam Paser Utara), Sinta Rosma Yenti (Kabupaten Paser), Sri Juniarsih Mas (Kabupaten Berau), Maria Christina Frederick Edwin (Kabupaten Kutai Barat), Sitti Robiah (Kabupaten Kutai Timur), dan Angela Idang Belawan (Kabupaten Mahakam Ulu).

Acara turut dihadiri oleh para pejabat daerah, penggiat literasi, dan jajaran Dinas Perpustakaan dari seluruh Kaltim. Dari Kota Bontang, hadir Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Indra Nopika Wijaya, yang mendampingi Wali Kota Bontang.

- Advertisement -

Usai prosesi, Wali Kota Neni menyampaikan rasa syukur dan komitmennya bahwa pengukuhan ini bukan sekadar simbol, melainkan amanah untuk memperkuat gerakan membaca di masyarakat.

“Menjadi Bunda Literasi adalah tanggung jawab moral bagi saya untuk menumbuhkan budaya baca di Kota Bontang. Literasi adalah jantung peradaban. Bunda ingin memastikan anak-anak kita gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat,” ujarnya kepada PPID Bontang.

Ia juga menegaskan akan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, komunitas literasi, dan perpustakaan daerah, agar program literasi dapat menjangkau semua lapisan masyarakat.

“Kami ingin literasi hadir di setiap sudut Bontang — di rumah, sekolah, ruang publik, bahkan di dunia digital. Karena literasi bukan hanya soal membaca buku, tapi kemampuan memahami informasi dan memanfaatkannya untuk kemajuan,” ucapnya.

Kabid Perpustakaan Bontang, Indra Nopika Wijaya, turut menyambut baik pengukuhan tersebut. Ia menilai dukungan langsung dari Wali Kota sebagai Bunda Literasi akan memperkuat ekosistem literasi di Kota Taman.

Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk terus mendorong literasi sebagai pondasi pembangunan manusia yang unggul dan berkarakter.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru