Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Sukses Bangun Komunikasi Publik Humanis, Menag Raih TOP GPR Figure Award 2025

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag) Nasaruddin Umar berhasil meraih penghargaan TOP GPR Figure Award 2025 atas keberhasilannya dalam menjalankan Digital Public Relations sehingga mendapatkan reputasi positif di mata publik.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Prof. Widodo Muktiyo kepada Menag Nasaruddin Umar dalam ajang Awarding Ceremony TOP GPR Award 2025 di The Sultan Hotel Jakarta (4/11/25).

- Advertisement -

TOP GPR Figure Award 2025 merupakan penghargaan yang diberikan kepada tokoh yang dinilai berhasil menjalankan aktivitas digital public relations dalam berkomunikasi menjalin engagement untuk meningkatkan citra dan reputasi positif bagi personal dan institusinya di mata publik.

Penilaian TOP GPR Figure Award 2025 mengacu kepada tiga parameter penilaian digital yaitu, Digital Awareness Aspect, Digital Media & Website Aspect, Social Media Aspect.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata bentuk pengakuan terhadap dirinya, tetapi hasil kerja bersama seluruh jajaran di Kementerian Agama dalam membangun pola komunikasi publik yang terbuka, cepat, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim Kementerian Agama. Tidak ada superman. Yang ada adalah super-team,” tegas Menag, Selasa (4/11/2025).

Menteri Agama juga menyoroti pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam komunikasi publik di tengah era digital dan keterbukaan informasi. Ia menekankan bahwa Kemenag tidak hanya berfungsi sebagai lembaga yang mengatur urusan keagamaan, tetapi juga harus menjadi contoh dalam transparansi, membangun kepercayaan publik, dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Kekuatan komunikasi bukan hanya pada kecanggihan teknologi, tetapi pada ketulusan hati dalam menyampaikan pesan. Yang lahir dari hati yang dalam, akan diterima oleh hati yang dalam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berbagai inovasi komunikasi publik yang dilakukan Kemenag merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa. Upaya tersebut mencakup transformasi digital dalam pelayanan keagamaan, penyebaran nilai moderasi beragama, serta penguatan diplomasi keagamaan di tingkat internasional.

“Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Kami ingin memastikan bahwa Kementerian Agama hadir sebagai institusi yang melayani, terbuka, dan bisa diandalkan. Setiap tantangan yang kita hadapi adalah kesempatan untuk tumbuh dan berbuat lebih baik bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Menag.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur Kemenag agar tetap rendah hati dan menjadikan penghargaan tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja, bukan sebagai alasan untuk berpuas diri.

“Prestasi tidak diraih saat fasilitas maksimal, tetapi saat kita mampu berkarya dalam keterbatasan. Kita bekerja bukan untuk penghargaan, tetapi untuk amanah bangsa dan generasi masa depan,” tutupnya.

Ajang Top GPR Award 2025 sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada lembaga pemerintah dan tokoh publik yang dinilai sukses mengelola komunikasi publik di ranah digital, membangun keterlibatan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan strategi komunikasi publik, memperluas penyebaran informasi positif, serta memberikan layanan yang responsif dan berorientasi pada nilai kemanusiaan kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru