Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi bangsa.
Hal ini disampaikan Menag saat membuka Kolaborasi Perempuan Cahaya Ramadan 2026 & Santunan Anak Yatim yang bertepatan dengan peringatan International Women’s Day, yang diselenggarakan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menurut Menag, perempuan Indonesia tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif di berbagai bidang sosial, ekonomi, hingga industri kreatif. Kontribusi tersebut menjadikan perempuan sebagai kekuatan penting dalam pembangunan bangsa.
“Perempuan Indonesia hari ini tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai keluarga, tetapi juga tampil sebagai penggerak berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Menag.
Dalam acara tersebut juga ditampilkan berbagai karya busana muslim yang mencerminkan kreativitas perempuan Indonesia. Menag menyebut Indonesia saat ini menjadi salah satu pusat perkembangan busana muslim dunia, dengan banyak desain dan tren yang lahir dari kreativitas perempuan Indonesia.
“Indonesia sekarang menjadi perhatian dunia dalam industri busana muslim. Kreativitas perempuan kita mampu menjadi inspirasi dan bahkan trendsetter di tingkat global,” katanya.
Menag juga mengapresiasi berbagai organisasi dan komunitas perempuan yang terus aktif menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antar komunitas perempuan merupakan kekuatan besar dalam membangun solidaritas sosial sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan publik.
Selain menampilkan karya perempuan, kegiatan ini juga diisi dengan santunan kepada 1.000 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. Menag mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
“Merawat dan membahagiakan anak yatim adalah amal yang sangat mulia. Kepedulian sosial seperti ini menunjukkan bahwa kekuatan perempuan Indonesia juga hadir dalam nilai-nilai kemanusiaan,” tuturnya.
Menag berharap peringatan Hari Perempuan Internasional yang bertepatan dengan Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kontribusi perempuan dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis, inklusif, dan berkeadilan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)















