Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Wali Kota Yogyakarta Ajak ASN Perkuat Iman, Saling Memaafkan, dan Gotong Royong

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengungkapkan sikap saling memaafkan dengan ikhlas serta membangun semangat kegotongroyongan merupakan bagian penting dari keimanan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Apel dan Halal Bihalal Pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta yang berlangsung di Lapangan Balaikota Yogyakarta, Rabu (25/3). Kegiatan ini Hasto didampingi istri serta Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan beserta istri juga turut berjabat tangan dengan para ASN Pemkot Yogyakarta.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Hasto juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih. Ia menekankan pentingnya memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menjaga hubungan baik antar sesama.

“Sebagai manusia, kita bersama ikhlas, saling memaafkan. Yang lalu-lalu jangan diingat, tapi kita perbaiki diri kita, keimanan kita, hubungan kita dengan sesama, untuk kita bersama lebih baik ke depannya, di hadapan Sang Khalik maupun bagi masyarakat Kota Yogyakarta,” ujarnya.

- Advertisement -

Pada kesempatan tersebut Hasto juga mengungkapkan, momen Halal Bihalal harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperkuat semangat pelayanan publik.

“Harapannya dengan saling memberi dan menerima maaf dapat meringankan langkah ASN dalam menjalankan tugas, baik sebagai pelayan masyarakat maupun sebagai bagian dari kehidupan sosial,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasto mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Ia menyoroti adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, menurunnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD), serta potensi krisis energi di masa mendatang.

Oleh karena itu, Pemkot Yogyakarta akan memfokuskan program pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan penyelesaian persoalan yang ada.

“Beberapa program prioritas yang akan terus digalakkan antara lain gerakan kebersihan lingkungan, pengelolaan dan pemilahan sampah, serta penguatan gerakan MAS JOS masyarakat. Selain itu, pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat juga menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut mencakup pencegahan stunting, pembangunan keluarga, menjaga kesehatan mental, pemberdayaan lansia, bedah rumah bagi masyarakat miskin, hingga penguatan ekonomi rakyat melalui program Wamira dan pengembangan ekonomi kreatif.

Pihaknya menambahkan, langkah-langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, difabel, perempuan, anak, dan masyarakat kurang mampu.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita optimis dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta menjaga stabilitas ekonomi di Kota Yogyakarta,” imbuhnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru