Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Tri Rismaharini: Potensi Wisata di Surabaya Harus Dikembangkan

SuaraPemerintah.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin mengembangkan potensi wisata di Surabaya. Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya memang tidak terlalu banyak memiliki destinasi wisata yang terkenal. Setelah mengunjungi beberapa tempat perkampungan, Risma berinisiatif untuk menjadikan tempat-tempat tersebut sebagai destinasi wisata.

Risma mengungkapkan bahwa ia menemukan beberapa tempat perkampungan yang kental dengan nilai sejarah. Melihat itu, Risma berharap tempat tersebut bisa dibangun sehingga bisa menjadi tempat wisata yang menarik.

- Advertisement -

“Kampung-kampung akan menjadi tempat wisata. Itu yang saat ini terus kita hidupkan. Saya percaya wisata kota ini sangat menarik,” kata Risma.

Risma menyontohkan adanya masjid yang dibangun sejak tahun 1.800-an. Kemudian Risma juga mengaku menemukan sumur kuno yang sudah ada sejak zaman Majapahit.

- Advertisement -

Namun demikian, dia enggan merinci terkait dua tempat yang dicontohkannya tersebut.

Risma hanya menyatakan akan segera membuka dua tempat tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir.

“Masyarakat sangat antusias melihat itu. Sebab hal itu akan menghidupkan ekonomi di perkampungan,” ujarnya.

Dia juga membeberkan strateginya dalam mengatasi persoalan udara. Mulai dari upayanya memperbanyak hutan kota, membangun ratusan taman, hingga memperbanyak penanaman pohon mangrove.

“Jadi wisatawan yang datang ke Surabaya menyampaikan Surabaya cantik karena ada pohon di mana-mana. Ada pula bunga yang tidak ada di beberapa kota lain,” kata Risma.

Belum lama ini, Risma juga meresmikan Tahura Balasklumprik di Komplek Kantor Kelurahan Balasklumprik, Kecamatan Wiyung. Risma berharap pada momen libur hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 nanti masyarakat setempat bisa menikmati wisata di dalam kota. Yaitu dengan mengunjungi 13 Taman Hutan Raya (Tahura) di Kota Pahlawan.

“Saya harap warga liburan di sini saja atau di Tahura yang lainnya, ini penting untuk mengurangi risiko penularan virus Covid-19,” kata Risma di sela sela peresmian Tahura Balasklumprik, Jumat (11/12/2020).

Dijelaskan, Tahura Balasklumprik memiliki luasan sekitar 4 hektar dan penanamannya sudah dimulai sekitar bulan desember 2010. Kini, tanaman ini sudah tumbuh besar dan kawasan tersebut sudah berubah menjadi hutan. Berbagai infrastruktur penunjangnya juga sudah tersedia. Sehingga dia berharap, Tahura ini bisa menjadi tempat wisata sekaligus dapat meningkatkan income warga sekitar.

Keunikan di Tahura Balasklumprik adalah spot sepeda airnya di bozem, ada camping untuk adik-adik pramuka, ada ternak bebek, dan juga kawasannya sudah berbentuk hutan. Tanamannya ada sekitar 200 jenis, mulai dari tanaman pelindung, buah-buahan hingga tanaman pangan. Bahkan kawasan ini juga dilengkapi sentra wisata kuliner, sehingga tidak perlu keluar Tahura untuk mencari makan dan minum.

Risma juga akan menjadikan potensi wisata di sektor bahari. Salah satunya dengan memberdayakan warga di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Romokalisari, Jalan Tambak Osowilangun Surabaya. Kini, kompleks pelelangan ikan ini menjadi salah satu destinasi wisata bahari dan kuliner di Kota Pahlawan .

Risma menuturkan, perpaduan antara wisata kuliner, wisata bahari dan pasar apung yang ada di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari ini diharapkan semakin memberikan dampak positif ke warga sekitar. Terutama manfaat untuk ekonomi mereka.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para nelayan sekitar,” kata Risma.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru