spot_img

BERITA UNGGULAN

Ketua DPD RI Optimis, Batik Tulis Bangkalan Mampu Pulihkan Ekonomi

SuaraPemerintah.id – Batik tulis bangkalan diyakini akan semakin menggeliat di pasaran. Hal itu ditegaskan seiring dengan pernyataan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, optimis dan siap memberikan ekonomi sentra batik tulis Bangkalan, Madura, Senin (22/2/2021).

Pernyataan tersebut, didasari kondisi Tanah Air yang masih terdampak Covid-19, terutama pada sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. La Nyalla mengungkapkan, pagelaran ragam busana di Surabaya dapat menjadi momentum bagi para desainer untuk menunjukkan karyanya.

- Advertisement -

Ia berharap, meski di tengah kondisi pandemi, para desainer tetap berkesmpatan unjuk hasil karyanya di pagelaran ragam busana Surabaya.

“Meskipun di tengah pandemi, 13 desainer tetap berkesempatan unjuk hasil karyanya di Surabaya. Apalagi kerajinan dan ekonomi kreatif turut terdampak wabah ini,” katanya, Senin (22/2/2021).

- Advertisement -

Sentra batik Tanjung Bumi di Bangkalan merupakan salah satu yang menjadi perhatian senator asal Jawa Timur tersebut. Ia menuturkan, selama masa pendemi, Tanjung Bumi termasuk sentra batik tulis yang ikut terdampak karena pandemi. Karena itu, Ketua DPD RI tersebut memberikan perhatian ke sentra batik Tanjung Bumi dalam rangkaian reses di Jawa Timur kali ini.

“Kita berharap perdagangan akan segera pulih kembali, mengingat sebentar lagi kita menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Mudah-mudahan sentra batik tulis ini bisa menggeliat kembali,” harapnya.

Perlu diketahui, sentra batik tulis Bangkalan ini sudah terkenal dan menggeliat di penjuru dunia. Sentra batik Tanjung Bumi pun merupakan salah satu destinasi wisata budaya.
Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu menyakini dengan semakin berkembangnya sektor wisata, sentra batik Tanjung Bumi akan kembali menjadi salah satu destinasi wisata yang akan ramai dikunjungi wisatawan.

La Nyalla optimis, melalui pagelaran ragam busana di Surabaya tersebut, dapat memantik penjualan batik tulis dan menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi.

“Merujuk pada pagelaran ragam busana yang digelar di Surabaya, tak ada salahnya jika batik tulispun digelar pertunjukan untuk memantik penjualan. Kita harus terus berupaya memulihkan semua kembali meskipun pandemi belum berakhir,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.(red/rifiki)

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru