SuaraPemerintah.id – Rencana pemerintah untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mendapat dukungan dari orangtua atau wali murid. Bahkan 85 persen orang tua di Kota Semarang setuju untuk melakukan PTM yang akan dimulai Juli mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menyampaikan saat ini tiap sekolah dari tingkat TK, SD hingga SMP sudah melakukan kesiapan sarana dan prasarana, seperti penyediaan tempat cuci tangan, masker, handsanitizer hingga mengirim angket ke orang tua siswa untuk meminta persetujuan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
“Hari ini kita melakukan audiensi dengan Komisi D DPRD Kota Semarang menanyakan kesiapan PTM. Kesiapan dari sekolah ataupun orangtua. Kita lakukan proses itu, pendataan sekolah sekolah semua sudah siap, masker, handsanitezer semua siap,” jelasnya.
Gunawan menjelaskan terkait mekanisme dilapangan, nantinya Disdik menyerahkan kepada pihak sekolah, apakah dibuat sistem ganjil genap atau sistem shift.
Setelah pengisian angket persetujuan PTM, Disdik akan terlebih dahulu akan melakukan simulasi di masing masing sekolah, sambil menunggu tren penyebaran Covid 19 di Kota Semarang.
PTM di Kota Semarang, diakui Gunawan bisa saja dilakukan sebelum bulan Juli, namun harus menunggu Kota Semarang masuk zona hijau dan atas persetujuan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
“Jadi hanya ada 15 persen orang tua yang tidak setuju, namun masih berjalan. Juli bisa tatap muka, kecuali kalau lebih awal Kota Semarang sudah hijau sudah aman, pak wali memerintahkan tatap muka bisa lebih awal,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan Disdik harus melakukan pendataan kesiapan sekolah untuk pelaksanaan PTM. Terkait persetujuan orang tua siswa, Anang memang membutuhkan data dari Disdik, apakah orang tua murid setuju pelaksanaan PTM.
“Kita memang mempertanyakan kesiapan Disdik terkait pelaksanaan PTM. Ada beberapa PR yang diberikan, terkait data jumlah sekolah TK, SD dan SMP yang siap termasuk jumlah orang tua yang setuju,” jelasnya.
Persiapan dari sekolah harus dilakukan lebih Matang, agar protokol kesehatan benar benar dijalan di lingkungan sekolah saat pelaksanaan PTM. Dari data Disdik persiapan PTM di TK sudah 90 persen, SD 97 persen dan SMP 50 persen.
“Di masyarakat masih pro kontra, ada yang setuju ada tidak. Namun itungan memang banyak yang setuju. Tadi Disdik sudah paparan persiapan sekolah TK sudah 90 persen, SD 97 persen SMP 50 persen. Namun itu masih berjalan kita tunggu besok seperti apa keputusannya,” tambahnya.






