SuaraPemerintah.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengunjungi keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402 di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 25 April 2021.
Mantan Wali Kota Surabaya ini pun sempat memberikan mainan anak serta telepon seluler, dan berencana memberikan paket sembako kepada keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402.
Berdasarkan keterangan dari Kemensos, Senin (26/4/2021), Risma memberikan santunan secara simbolis kepada dua ahli waris keluarga KRI Nanggala 402. Sementara bagi 51 ahli waris lainnya akan diserahkan pada Kamis (29/4/2021).
Politikus PDIP ini menjelaskan, pemberian mainan ini sebagai bentuk untuk menguatkan psikologi bagi keluarga.
Sebelumnya Mensos juga mengeluarkan pernyataan akan memberikan bantuan untuk psikologis keluarga.
Rismamemastikan setiap keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402 mendapatkan pendampingan dari psikolog.
“Saya rasa yang paling penting sekarang adalah menyembuhkan psikologis di lingkungan keluarga awak KRI Nanggala,” kata Mensos Risma kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (25/4/2021).
Pada Minggu siang, Mensos Risma menyempatkan bertemu dengan sebagian besar keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang dipusatkan di Markas Komando Armada (Koarmada) II Surabaya.
Dalam kesempatan itu, kepada anak-anak keluarga awak kapal selam KRI Nanggala, mantan Wali Kota Surabaya itu tampak memberikan hadiah berupa mainan.
“Yang jelas, mulai kemarin staf saya dari beberapa balai sudah berangkat untuk mendampingi keluarga. Jadi, psikolog kami sudah menyebar ke beberapa tempat tinggal keluarga awak KRI Nanggala,” kata Risma seperti dikutip Antara.
Kecuali bagi keluarga awak KRI Nanggala yang tinggal di Surabaya, Mensos Risma telah meminta tolong kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk didatangkan psikolog sendiri dari wilayah setempat.
“Kalau keluarga awak KRI Nanggala yang di luar Surabaya, kami sediakan psikolog dari Kementerian Sosial,” ucapnya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala 402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.
“Sebanyak 53 personel onboard telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali,” ujar Panglima TNI dalam jumpa pers di Badung, Bali, Minggu (25/4/2021).
Marsekal Hadi juga mengatakan rasa duka mendalam kepada 53 keluarga prajurit yang ditinggalkan.
“Saya sampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan memberi keikhlasan dan ketabahan,” ujar Panglima TNI.


.webp)













