spot_img

BERITA UNGGULAN

Erick Thahir Rilis Anak Usaha BUMN Bakal Go Publik

SuaraPemerintah.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengungkapkan, bahwa sejumlah perusahaan dan/atau anak usaha BUMN akan go public atau melakukan penawaran saham perdana yang dikenal dengan Initial Public Offering(IPO).

“Kami akan unlock values semua perusahaan BUMN. Kami ingin menjadikan Pertamina sebagai hundred billion company dengan melakukan IPO atau go public sub sub holding Pertamina antara lain Pertamina hulu, Pertamina hilir, Pertamina Geothermal Energy, Pertamina Integrated Marine Logistic yang Insya Allah mereka akan go public di beberapa tahun ke depan dan Insya Allah kalau tahun ini juga ada yang go public,” beber Erick pada seminar daring di Jakarta, Kamis (15/7/21).

- Advertisement -

Rencvananya juga terhadap Indonesia Health Care Corporation (IHC) akan segera IPO. IHC mempunyai hampir 70 lebih rumah sakit juga akan membangun fasilitas kesehatan di Bali. IHC setelah penggabungan rumah sakit-rumah sakit BUMN, diperbaiki expertise-nya, terlibat dalam membantu penanganan Covid-19 membuat valuasi yang tadinya nol sekarang memiliki menjadi miliaran dolar AS.

“Belum lagi ketika nanti anak-anak usaha Telkom go public seperti Telkom Data Center dan Mitratel, valuasi Telkom yang pada hari ini Rp310 triliun saya sudah targetkan valuasinya harus naik,” tegasnya.

- Advertisement -

Masih kat ERick, BUMN berharap valuasi Telkom lebih besar daripada nilai valuasi yang pernah dicapai oleh Telkom pada masa kejayaannya. Selain itu, LinkAja juga akan go public. Menteri BUMN tersebut mengapresiasi Grab dan Gojek yang berinvestasi ke LinkAja dalam rangka membangun digital payment untuk wilayah pedesaan.

“Untuk apa kita berkompetisi, rakyat di desa harus kita layani. Untuk di pasar perkotaan silakan berkompetisi, tapi di desa tidak ada yang lebih kuat dari BUMN,” imbuhnya.

Badan Usama Milik Negara ini juga ingin membuat transparansi distribusi pupuk yang selama ini diributkan, dengan membuka bahwa pupuk BUMN harus juga bisa berkompetisi di pasar pupuk non subsidi.

“Kami buka transparansi pupuk, kami pastikan petani kita sehat tapi BUMN-nya juga sehat. Pupuk Kaltim kita juga rencanakan go public,” tutup Erick.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru