Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Sinergi 9 BUMN “Manjakan” Penumpang Pesawat Mulai Parkir Sampai Lounge

SuaraPemerintah.ID – Dalam meningkatkan pelayanan berbasis teknologi, beberapa perusahaan BUMN akan berkolaborasi dalam ruang penerbangan penerbangan udara nasional dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) guna menghadirkan layanan yang terintegrasi berbasis teknologi informasi. Perusahaan yang tercatat dalam kegiatan ini berjumlah sembilan perusahaan yang nantinya akan menjadi anggota Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung.

“Kolaborasi dalam memberikan layanan terintegrasi ini dilakukan oleh sembilan perusahaan yang merupakan anak usaha dari BUMN Ekosistem Pariwisata, yang nantinya menjadi anggota Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung,” kata Direktur Project Management Office (PMO) Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, Edwin Hidayat Abdullah, dalam keterangan resminya, Selasa (27/7/21).

- Advertisement -

Melalui penandatangan tanganan ini maka kesembilan perusahaan itu akan membicarakan terkait layanan terintegrasi yang sebagian besar diberikan di bandara.

“Layanan terintegrasi ini mencakup personal assistance di bandara, lalu baggage delivery, parkir inap, lounge, layanan terkait hospitality seperti hotel. Layanan terintegrasi ini akan diberikan dengan berbasis teknologi informasi,” paparnya.

- Advertisement -

Edwin berharap, lewat layanan yang terintegrasi berbasis teknologi informasi, pelayanan di bandara akan semakin modern dan baik di saat situasi pandemi Covid-19. Dengan ini, calon penumpang pesawat bisa merencanakan secara optimal layanan apa saja yang dibutuhkan dan memperkecil potensi terjadinya kerumanan di sekitar bandara.

“Memperluas layanan touchless, sehingga hal-hal tersebut bisa berdampak pada semakin ketatnya protokol kesehatan di sektor penerbangan nasional,” tambahnya.

Adapun sembilan perusahaan BUMN yang berkolaborasi dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Kerjasama Usaha Pada Sub Cluster Customer Experience, pada Senin, 26 Juli 2021 di antaranya;

– PT Angkasa Pura Supports, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)

– PT Angkasa Pura Solusi, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)

– PT Aero Systems Indonesia, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (Persero)

– PT Angkasa Pura Hotel, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)

– PT Gapura Angkasa, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)

– PT Angkasa Pura Logistik, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)

– PT Angkasa Pura Kargo, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)

– PT Aerojasa Cargo, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (Persero)

– PT Angkasa Pura Propertindo, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)

Layanan Terintegrasi

Atas kerja sama ini, nantinya akan mempermudah calon penumpang pesawat untuk mendapatkan pelayanan, misalnya cukup dengan satu langkah pemesanan maka pelaku perjalanan bisa melakukan reservasi parkir inap di bandara AP II, kemudian mendapat asistensi personal dan lounge di bandara AP II, kemudian menginap di hotel yang dikelola AP I, serta mendapatkan jasa pengiriman bagasi dari Garuda Indonesia. Di sisi lain, program ini diharapkan nantinya dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19.

“Ini akan memberikan seamless journey experience bagi penumpang pesawat terlebih bagi mereka yang bertujuan berwisata pasca pandemi serta meningkatkan customer experience, sekaligus memperkuat protokol kesehatan,” terang Edwin.

Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor penerbangan dan pariwisata di Indonesia. Informasi, sampai saat ini pembentukan BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung tengah dalam tahap finalisasi. BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung akan beranggotakan tujuh perusahaan yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Sarinah (Persero) dan PT PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

PT Survei Udara Penas (Persero) akan menjadi induk holding, yang di mana perusahaan tersebut dalam proses berganti nama menjadi PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero). Holding merupakan inisiatif Menteri BUMN sebagai pemegang saham dan Nota Kesepahaman yang ditandatangani hari ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan holding.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru