Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Jelang World Superbike Mandalika, Gubernur NTB Hadirkan “Side Effects”

SuaraPemerintah.ID – Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah mengatakan, bahwa gelaran World Superbike (WSBK) bakal digelar pada tanggal 19-21 November, dengan menghadirkan “Side Effects” yang banyak dan positif bagi Indonesia, khususnya di NTB.

“Para pengunjung yang hadir tidak hanya fokus pada pada event utama saja, tapi ada banyak “side effects” yang d timbulkan main event. Oleh karena itu kami optimis, ekonomi masyarakat akan muncul seiring dengan datangnya Tamu-tamu. Kreatifitas dan inovasi masyarakat akan terus datang” papar Bang Zul, sapaan akrab dari Gubernur NTB.

- Advertisement -

Hal tersebut diungkapkan dalam acara Apa Kabar Indonesia, Ahad (14/11/21) bersama TVOne.

Menurut Bang Zul, ‘side and multiplier effect’ hadir berkat perhatian dan komunikasi yang baik antara Pemerintah daerah dengan Pemerintah pusat. Ikhtiar dan semangat yang sama untuk memajukan dan mengharumkan bangsa di kancah International.

- Advertisement -

“Mudah-mudahan kehadiran para pembalap dunia nanti di series Pamungkas ini, bisa menghadirkan inspirasi bagi pembalap-pembalap muda NTB dan Indonesia. Agar mereka bermimpi, akan punya semangat suatu saat bisa berdiri di podium internasional itu dan mengharumkan nama bangsa” jelas Zul.

Bang Zul menerangkan, sebenarnya masyarakat tidak hanya fokus dan tertarik dengan World Superbike sebagai event utama (main event), namun ada banyak event lainnya yang turut diselenggarakan menjadi daya tarik dan magnet bagi pengunjung yang hadir di NTB.

“WSBK ini, belum dimulai tapi impact nya sudah sangat terasa. Susah mencari hotel yang kosong karena ekspektasi masyarakat Indonesia yang sangat tinggi. Pulau Lombok ini merupakan” one of the best destinations in the world” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Sadikin Asa memuji persiapan NTB dalam menyiapkan event IATC dan World Superbike. Menurutnya, ini merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia setelah menanti 20 tahun lebih.

“Ini merupakan ‘Street Sirkuit’ pertama di dunia, ini sangat dinantikan sejak 20 tahun lalu. Terakhir tahun 1997. Ini merupakan batu loncatan, membakar semangat pembalap yunior”tutur Sadikin.

Menurutnya, dengan kehadiran sirkuit internasional di NTB, Indonesia tidak perlu lagi mengirim pembalap muda untuk belajar di Eropa. “Tidak harus mengirim pembalap untuk belajar ke Eropa lagi. Dengan adanya Event-Event seperti World Superbike ini, mungkin akan ada 100 pembalap yunior yang akan berlatih intens disini” tutupnya

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru