SuaraPemerintah.ID – Makassar, Haji Saleh, lelaki paruh baya yang menjadi korban kecelakaan kapal saat memancing di perairan Tanjung Bunga Makassar akhirnya ditemukan Tim Sar Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (22/2/2022) pagi.
“Jasad korban ditemukan Tim Sar Gabungan pada hari ketiga pencarian sekitar 100 meter dari lokasi duga saat kapalnya pecah pada Minggu (20/2/2022) malam”, ungkap Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Sulsel.
Lebih lanjut, Djunaidi menyampaikan bahwa ada 2 kapal yang tenggelam di hari yang sama dengan jumlah POB (personnal on board) masing-masing 8 orang dan 5 orang.
“Minggu (20/2/2022) malam, kami menerima laporan bahwa ada kapal tenggelam di sekitar perairan Makassar dan kami langsung mengerahkan personel Basarnas menuju lokasi melakukan pencarian”, sambung Djunaidi.
Dua kapal yang dimaksud adalah Kapal Wisata Bahari dan Kapal Tokka-tokka. Dipakai untuk memancing oleh masyarakat saat akhir pekan.
Kapal pertama Kapal Wisata Bahari dengan POB 8 orang. 7 orang ditemukan selamat dan 1 orang atas nama Roki (54) ditemukan meninggal dunia pada Minggu (20/2/2022) malam di sekitar perairan Trans Studio.
Sementara Kapal kedua, yakni Kapal Tokka-tokka dengan POB 5 orang ditumpangi Haji Saleh bersama rekannya. 4 orang ditemukan selamat di hari kejadian. Saleh dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan setelah hari ketiga pencarian.
Atas kejadian ini, Basarnas Sulsel menyampaikan imbauan agar masyarakat berhati-hati, apalagi saat terjadi cuaca ekstrem.
“Semoga kejadian ini bisa menjadi perhatian bagi masyarakat Sulsel agar selalu memantau perkembangan cuaca saat akan beraktivitas. Memperhatikan informasi dan imbauan dari BMKG dan paling penting untuk selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan agar bisa menimilkan risiko saat terjadi kecelakaan”, harap Djunaidi.





