Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Presiden Ajak P20 Perkuat Kerja Sama untuk Pemulihan Global

SuaraPemerintah.ID – Presiden Jokowi mengajak parlemen di negara G20 atau P20 untuk saling mempererat kerja sama dalam menghadapi tantangan dan krisis global.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya saat membuka Sidang the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit atau P20 dengan mengangkat tema “Parlemen Kuat untuk Pemulihan Berkelanjutan” yang digelar di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Kamis (06/10/22) siang.

- Advertisement -

“Kita harus berupaya keras mengatasi perbedaan-perbedaan, memperbanyak dan memperkuat titik temu untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia, serta mengatasi krisis lebih efektif,” ujar Presiden Jokowi.

Menurutnya, multilateralisme merupakan jalan yang paling efektif untuk mengatasi tantangan bersama. Oleh karena itu, negara di dunia harus mau duduk bersama, berbicara, dan membangun jembatan dialog sehingga menemukan jalan keluar dari berbagai persoalan yang dihadapi bersama.

- Advertisement -

“Konflik dan perpecahan justru menyengsarakan kita semua. Semua terdampak, semua rugi, semua terancam, tidak ada satu pun yang menang karena sesungguhnya semuanya kalah. Karena itu, saya mengajak parlemen global untuk dapat menjadi bagian dari solusi, berperan sebagai jembatan, pembawa misi perdamaian, membangun dialog dan membangun perundingan, mengedepankan kebersamaan, menghindari perpecahan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun meyakini forum P20 ini menjadi ajang yang tepat untuk membangun kebersamaan dengan rakyat dan kebersamaan lintas negara serta bekerja bersama memecahkan masalah-masalah kemanusiaan dan membangun dunia yang lebih makmur berkeadilan.

“Parlemen G20 adalah representasi suara rakyat, rakyat global, yang dipilih dan dipercaya rakyat, yang menjaring dan menyuarakan suara rakyat, dan sekaligus mengajak rakyat bekerja bersama dalam menghadapi tantangan yang sangat berat ini,” pungkasnya.

Sidang ke-8 P20 ini dihadiri oleh parlemen Argentina, Australia, Brazil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Britania Raya, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Turut hadir sebagai undangan P20, antara lain Belanda, Singapura, Spanyol, Persatuan Emirat Arab, Senegal (Ketua Uni Afrika), Kamboja (Ketua ASEAN), Republik Suriname (Ketua Komunitas Negara-negara Karibia/CARICOM), Bahrain, Ketua Negara-negara Kepulauan Pasifik (PIF), Republik Nambia, Norwegia, Thailand, Azerbaijan, Kazakhstan, Kolombia, dan Ukraina.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru