spot_img

BERITA UNGGULAN

Pemprov Jatim Siap Fasilitasi Agar Kampung Inggris Makin Berkelas

SuaraPemerintah.ID – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong pemantapan ekosistem pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur.

Dengan ekosistem yang terkelola dengan baik dan berstandar internasional, Khofifah optimistis kampung Inggris akan menjadi pusat rujukan pembelajaran bahasa Inggris, bukan hanya Jawa Timur dan Indonesia tetapi juga negara lain.

- Advertisement -

Lewat kunjungannya ke Kediri pada Minggu (19/2/23) itu, ia ingin ada sinergitas yang dibangun antar seluruh elemen agar ekosistem yang menjadi modal dan kekuatan Kampung Inggris bisa dikokohkan.

Menurutnya, ekosistem tersebut bukan hanya dibangun di ruang kelas saja. Melainkan juga lingkungan dimana pelajar menimba ilmu bahasa Inggris yang harus dibentuk dan dikuatkan karakter dan mentalnya agar lebih menunjang pembelajaran serta karir selanjutnya.

- Advertisement -

“Maka butuh adanya ekosistem yang disepakati oleh semua pihak yang ada di lembaga kursus kampung Inggris ini, agar berbagai hal bisa dirumuskan regulasinya sehingga mengikat semua pihak,” jelasnya.

Gubernur Jatim itu menyarankan, agar pengelolaan lembaga kursus melakukan standarisasi pembelajaran yang diakui oleh lembaga internasional terkait. Karena banyaknya lembaga kursus, terdapat kemungkinan bahwa masing-masing memiliki standar serta kualitas yang berbeda.

Standarisasi itu akan menguatkan daya tarik kampung inggris untuk mencapai kelas dunia, ujarnya.

“Standarisasi sudah saatnya disiapkan secara komprehensif. Pemprov Jatim siap untuk memfasilitasi agar ke depan Kampung Inggris makin berkelas. Selanjutnya kita saling sinergi,” lanjut Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah menyampaikan terima kasihnya atas kontribusi Kampung Inggris yang telah membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelajar Jatim. Bahkan banyak juga pelajar luar Jatim yang menimba ilmu di sana.

Muhammad Kalend Osen Tokoh perintis Kampung Inggris, memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog dan menyampaikan masukan serta harapan demi kemajuan Kampung Inggris.

“Kami berharap semua saling bersinergi untuk menjaga keberadaan kampung Inggris. Jangan sampai ada lima tahun lagi Kampung Inggris tinggal cerita,” sambung Muhammad Kalend Osen.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru