spot_img

BERITA UNGGULAN

Presiden Jokowi Hadiri R20 ISORA

SuaraPemerintah.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri R20 International Summit of Religious Authorities (ISORA) yang digelar di Ballroom Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Tiba di lokasi acara, Jokowi yang didampingi Menag Yaqut Cholil Qouas dan Menlu Retno Marsudi langsung menempati kursi yang telah disediakan. Acara diawali dengan pembacaan laporan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

- Advertisement -

Gus Yahya mengatakan dalam kegiatan ini hadir 30 pemimpin dan pengampu agama dari berbagai negara. “Hadir 30 orang pemimpin dan pengampu agama dari berbagai agama dan berbagai negara dari Timur Tengah, Amerika, Eropa, Afrika dan lain-lain,” ujarnya dilansir dari detiknews.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dalam acara Road to ISORA di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (21/11), mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka meletakkan pengaruh bagi para pemangku kebijakan dan komunitas di sekitarnya.

- Advertisement -

“Otoritas agama akan memobilisasi kekuatan yang mereka punya untuk bergerak dan meletakkan pengaruh pada komunitasnya dan lingkaran pemangku kebijakan untuk bergerak maju,” kata Gus Yahya dalam sambutannya.

Gus Yahya menyampaikan ISORA akan membahas mengenai masalah fundamental konflik yang masih terjadi sampai sekarang bahkan semakin parah di Timur Tengah. Yaitu, melemahnya tatanan internasional yang seharusnya menjadi aturan internasional dan disepakati negara-negara.

“Memberikan solusi berkelanjutan yang kita hadapi bersama. Bahwa masalah ini bukan hanya terjadi pada satu kelompok saja, tapi masalah bagi kemanusiaan. Jika kemanusiaan tidak bisa menyelesaikan masalah Palestina, maka kemanusiaan itu gagal pada dirinya sendiri,” ucapnya.

Gus Yahya meyakini bahwa kemanusiaan masih dapat patut untuk membantu. Dia berharap bahwa kegiatan ini dapat berlanjut bekerja bersama untuk menyelesaikan masalah konflik dan berjuang untuk kehidupan internasional yang lebih damai dan harmonis.

“Kita tidak boleh berhenti (bertindak) sampai menemukan solusi untuk masalah saudara-saudara kita di Palestina dan seluruh orang yang menghadapi masalah sama. Ini nanti kita berharap hasil ISORA bukan hanya pernyataan bersama, tapi kesepakatan bertindak dalam jangkauan masing-masing untuk mempengaruhi dinamika sekarang,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru