Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

KPU Buka Suara Soal Mayor Teddy Hadir di Pendukung Prabowo Saat Debat

SuaraPemerintah.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) turut buka suara soal kehadiran salah satu perwira TNI aktif, Mayor Teddy Indra Wijaya dalam debat capres beberapa waktu lalu. Mayor Teddy diketahui hadir dalam barisan pendukung Prabowo Subianto saat debat berlangsung.

Komisioner KPU, Idham Holik mengatakan Anggota TNI yang mendapatkan tugas pengamanan menteri yang juga menjadi peserta pilpres, dapat mendampingi menteri tersebut.

- Advertisement -

Idham juga menjelaskan aturan tersebut tertuang dalam Pasal 281 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017.

Pasal itu menyatakan kampanye Pemilu yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota harus memenuhi beberapa ketentuan.

- Advertisement -

Ketentuan yang dimaksud salah satunya yakni tidak menggunakan fasilitas dalam jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Norma tersebut mengecualikan fasilitas pengamanan bagi pejabat negara yang berkampanye,” ujarnya, yang dilansir dari CNN Indonesia.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa mengatakan kehadiran Mayor Teddy ke KPU dalam rangka menjalankan tugas sebagai ajudan Prabowo. Ia tak boleh ikut mengatur kegiatan kepemiluan.

Bawaslu kini tengah melakukan pembahasan internal perihal kehadiran Mayor Teddy tersebut. Mereka akan segera mengambil tindakan dari hasil proses kajian itu. Rencananya diumumkan pada pekan ini.

Dalam sejumlah video dan foto beredar, Mayor Teddy terlihat duduk sebarisan dengan pendukung Prabowo. Ia tampak mengenakan pakaian dengan warna yang sama dengan pendukung Prabowo.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan kehadiran Teddy dalam acara itu karena mengikuti agenda Prabowo.

Julius menyebut Teddy tidak mewakili institusi TNI. Selain itu, kehadiran Teddy juga dinilai bukan karena kepentingan pribadi.

“Dia hanya ajudan yang mengikuti kegiatan Menhan. Tidak mewakili institusi TNI atau kepentingan pribadi. Ajudan melekat ikut kegiatan Menhan,” kata Julius lewat pesan singkat, Senin (18/12).

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru