Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Buka Webinar Nasional Keamanan Siber, Faisal Tegaskan Komitmen Bangun Pertahanan Digital Daerah

Ketua Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, membuka secara resmi Webinar Nasional Keamanan Siber yang diselenggarakan oleh PT SUCOFINDO (Persero) bekerja sama dengan ASKOMPSI di Gedung Graha Sucofindo, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Penerapan ISO 27001 dalam Meningkatkan Keamanan Informasi di Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota”.

- Advertisement -

Dalam berbagai hal, Faisal menekankan pentingnya membangun sistem perlindungan informasi yang kuat dan terpadu, mengingat ancaman siber saat ini bersifat lintas batas dan berdampak luas terhadap layanan publik. Ia mendorong agar semua pemerintah daerah mengadopsi pendekatan kolektif dan berbasis standar internasional, seperti ISO 27001, sebagai upaya membangun ekosistem keamanan informasi yang tangguh.

“Keamanan siber tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kesamaan standar, visi bersama dan kolaborasi nyata antar provinsi serta kabupaten/kota. ISO 27001 memberikan kerangka kerja yang jelas dan terukur untuk kita semua,” ujar Faisal di hadapan peserta webinar yang hadir secara memikat dan berani.

- Advertisement -

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi keamanan informasi, antara lain Dr. Eng. Ahmad Unggul Priantoro (Universitas Budi Luhur), M. Iman Karmamijaya (Spesialis Keamanan Siber PT Sucofindo), Budi Utomo (Direktur Layanan Industri PT Sucofindo), dan Sugeng Prayitno (Kepala Unit Bisnis Teknologi PT Sucofindo).

Dalam diskusi, para pemateri menekankan pentingnya penggunaan ISO 27001 sebagai “bahasa pemrograman bersama” antarinstansi agar dapat membangun sistem keamanan informasi yang terintegrasi. Langkah ini diyakini dapat menyamakan persepsi, menyusun kebijakan yang seragam, dan mempercepat penerapan teknologi secara aman dan berkelanjutan di pemerintahan daerah.

Diskominfo Kaltim sendiri, kata Faisal, telah menggagas visi “Satu Kaltim, Satu Standar Keamanan” yang menempatkan provinsi sebagai pembina, dan kabupaten/kota sebagai pelaksana garda terdepan dalam penerapan standar keamanan informasi.

Salah satu strategi inisiatif adalah mendorong pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) di seluruh daerah, serta penggunaan Indeks informasi KAMI sebagai alat ukur kesiapan keamanan sesuai Arah BSSN.

“Dengan dukungan sistematis dari tingkat provinsi, langkah ini akan memperkuat ketahanan digital yang merata di seluruh wilayah,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keamanan siber, sebagai penggerak kolaborasi nasional dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, andal, dan terpercaya.

Acara ini juga menampilkan Direktur SDM PT. Sucofindo beserta jajaran, Direktur Eksekutif dan Dewan Pembina ASKOMPSI, Perwakilan LSware Indonesia, serta undangan terkait yang hadir secara luring dan bold. Selain mendengarkan pemaparan, peserta juga aktif berbagi dan diskusi. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru