Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Bank Sulselbar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui penyelenggaraan Bootcamp 2026 bertajuk “Perempuan Berdaya, Ekonomi Berjaya”. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM sektor Food & Beverage terpilih dari total 117 pendaftar yang telah melalui proses seleksi ketat.
Program bootcamp dirancang secara komprehensif melalui rangkaian coaching clinic yang menyasar peningkatan kapasitas usaha peserta dari berbagai aspek strategis. Pada tahap awal, peserta mendapatkan pembekalan legalitas usaha yang difasilitasi oleh Bidang Perizinan DPMPTSP, termasuk pemahaman terkait sertifikasi halal sebagai syarat penting dalam memperluas pasar.
Selanjutnya, peserta dibekali materi digitalisasi usaha yang mencakup pengelolaan laporan keuangan berbasis aplikasi SIAPIK serta strategi digital marketing guna meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Dari sisi operasional, pelaku UMKM juga mendapatkan insight mengenai smart packaging serta kisah sukses inspiratif sebagai referensi pengembangan bisnis. Tidak hanya itu, pembekalan finansial turut diberikan dengan fokus pada strategi akses perbankan untuk mendukung ekspansi usaha secara berkelanjutan.
Sebagai tahapan lanjutan, kegiatan dilengkapi dengan sesi business matching yang menghadirkan proses penjurian atas proposal dan presentasi bisnis para peserta. Melalui skema ini, pelaku UMKM berkesempatan memperoleh akses permodalan sebagai bagian dari upaya akselerasi pertumbuhan usaha.
Sebagai bentuk apresiasi, Bank Sulselbar menyerahkan penghargaan berupa dana pembinaan senilai jutaan rupiah kepada tiga peserta terbaik. Dukungan ini diharapkan menjadi stimulus bagi pengembangan usaha sekaligus mendorong peningkatan kapasitas bisnis para pelaku UMKM.
Inisiatif ini menegaskan peran strategis Bank Sulselbar dalam memperkuat ekosistem UMKM, khususnya perempuan, sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui program berkelanjutan yang terintegrasi, Bank Sulselbar terus berupaya menghadirkan nilai tambah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)















