spot_img

BERITA UNGGULAN

BRIN Kembangkan Teknologi AI untuk Deskripsikan Arsip Foto Sejarah Indonesia

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk mendeskripsikan arsip foto sejarah perjalanan bangsa Indonesia secara otomatis.

Riset bertajuk “Development of an Automatic Image Captioning System for Photographs of Indonesian Historical Journeys” tersebut difokuskan pada pengembangan prototipe sistem komputer yang mampu menghasilkan representasi dan deskripsi arsip foto secara akurat sesuai standar kearsipan nasional.

Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber BRIN, Anto Satriyo Nugroho, mengatakan teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu proses digitalisasi arsip nasional, khususnya foto-foto sejarah Indonesia yang jumlahnya sangat besar.

“Teknologi ini dirancang untuk membantu ANRI mempercepat proses deskripsi arsip fotografi sejarah Indonesia yang jumlahnya sangat besar. Selama ini, proses identifikasi dan pemberian keterangan pada arsip foto dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu panjang. Dengan sistem otomatis berbasis AI, proses tersebut diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan konsisten,” jelas Anto Satriyo Nugroho, Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber saat pertemuan Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, belum lama ini.

Menurut Anto, sistem yang dikembangkan merupakan teknologi automatic image captioning berbasis AI yang mampu mengenali objek, aktivitas, suasana, hingga konteks visual dalam sebuah foto sejarah.

Teknologi tersebut memanfaatkan metode vision-language model untuk menghasilkan kalimat deskriptif otomatis atau caption yang relevan dengan isi gambar.

Ia menjelaskan, pengembangan sistem AI itu menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital bidang kearsipan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap arsip sejarah Indonesia.

“Pengembangan sistem ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital bidang kearsipan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap arsip sejarah Indonesia. Melalui teknologi AI, arsip visual yang sebelumnya sulit ditelusuri dapat lebih mudah dicari, dikategorikan, dan dimanfaatkan untuk kebutuhan penelitian, pendidikan, maupun literasi sejarah publik,” tutur Anto.

Budi Prawara, Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika menyampaikan fokus program riset OREI di tahun 2025–2029 yang mencakup pengembangan Big Data, geoinformatika, bioinformatika, Internet of Things (IoT), telekomunikasi, hingga keamanan siber. Riset yang tengah dikembangkan oleh OREI BRIN mengundang kerjasama strategis dalam penguatan riset, pengembangan talenta mahasiswa, serta dukungan terhadap program prioritas pemerintah.

“Dalam pengembangan talenta mahasiswa, BRIN menyiapkan skema pemberdayaan mahasiswa melalui manajemen talenta dan program Research Assistant yang akan melalui mekanisme DBR terlebih dahulu. Skema ini diharapkan dapat membuka ruang kontribusi mahasiswa dalam berbagai proyek riset strategis nasional,” ujar Budi.

Tri Astoto Kurniawan, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa universitas memiliki upaya memanfaatkan sumber daya mahasiswa yang mempunyai dampak, untuk itu bantuan mitra strategik termasuk BRIN dapat meningkatkan kualitas lulusan. Menurutnya, mahasiswa perlu didorong untuk tetap eksis dan berkembang melalui kemampuan yang dimiliki dari lingkungan kampus

“Kami memiliki ruang kolaborasi antara mahasiswa dan mitra di lingkungan kampus dan kami menawarkannya kepada BRIN. Kerja sama ini diharapkan mampu memanfaatkan potensi dan sumber daya mahasiswa agar memberikan dampak yang lebih luas,” terang Tri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru