Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI) terus memperkuat perannya dalam membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat melalui program edukasi publik “Istana untuk Anak Sekolah”. Pada Kamis (21/5/2026), Kemensetneg menerima kunjungan 250 pelajar SMK PGRI 1 Jakarta untuk mengenal lebih dekat lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta sekaligus memahami tugas dan fungsi Kemensetneg dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan negara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet Kemensetneg tersebut menjadi bagian dari upaya Kemensetneg meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sistem pemerintahan, wawasan kebangsaan, serta peran strategis lembaga negara dalam mendukung Presiden dan Wakil Presiden menjalankan roda pemerintahan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, mengatakan bahwa generasi muda merupakan aset penting bangsa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Menurut Eddy, bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadi peluang besar untuk mendorong kemajuan nasional. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta tantangan global yang semakin kompleks.
“Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif, terus belajar, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi bangsa. Di tengah berbagai tantangan global, kalian adalah pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Eddy.
Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, Eddy berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperkuat wawasan kebangsaan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Karena itu, momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi,” pungkas Eddy.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pranata Humas Ahli Madya Faisal Fahmi mengenai tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara dalam memberikan dukungan teknis, administrasi, dan analisis kebijakan di bidang kesekretariatan negara, serta dukungan manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.
Usai menerima pembekalan materi, agenda kegiatan diteruskan dengan mengajak para pelajar SMK PGRI 1 Jakarta untuk mengelilingi kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam tur tersebut, mereka berkesempatan melihat langsung bangunan bersejarah seperti Wisma Negara, Istana Merdeka, Istana Negara, hingga Kantor Presiden, serta berkenalan dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Riyan Rangga Hidayat, Guru Sejarah SMK PGRI 1 Jakarta, mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi media pembelajaran visual yang sangat efektif untuk memperkuat rasa nasionalisme siswa. Pengalaman mengamati langsung foto pahlawan, serta ruangan tempat ditetapkannya berbagai kebijakan krusial negara diyakini mampu membangkitkan pemahaman bernegara yang lebih mendalam.
“Kami berharap melalui kegiatan ini tingkat nasionalisme anak-anak semakin meningkat, serta mereka dapat lebih memahami bagaimana Indonesia bernegara dan melaksanakan pemerintahan. Sebagai pengajar sejarah, saya pribadi sangat terkesan karena tur ini memperlihatkan tempat-tempat otentik terjadinya peristiwa penting negara kita,” ujar Riyan.
Pengalaman tersebut turut dirasakan oleh Rafiq Ahmad Mahardika, siswa Kelas XI Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK PGRI 1 Jakarta. Baginya, kesempatan melihat langsung area kerja kepresidenan tidak hanya menjawab rasa penasaran yang selama ini hanya bisa disaksikan melalui televisi maupun media sosial, tetapi juga memberikan perspektif baru yang relevan dengan bidang keahliannya di sekolah.
“Kunjungan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja Presiden, Wakil Presiden, beserta para Menteri. Selain memperluas wawasan melalui koleksi seni dan lukisan kepresidenan, saya juga bisa melihat langsung tata letak fasilitas perkantoran modern di lingkungan Istana yang sangat relevan dengan jurusan manajemen perkantoran yang saya tekuni,” ungkap Rafiq.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)











