Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Hadrian Irfani, optimistis kader Perempuan Bangsa akan mampu meningkatkan keterwakilan perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di lembaga legislatif pada Pemilu mendatang. Menurutnya, kader perempuan PKB di NTB memiliki kapasitas, semangat, dan kualitas yang semakin kuat untuk bersaing di berbagai daerah pemilihan.
Optimisme tersebut disampaikan Lalu Hadrian saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa PKB NTB di Mataram, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, masih terdapat sejumlah daerah pemilihan yang belum memiliki keterwakilan perempuan dari PKB. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kader Perempuan Bangsa untuk tampil sebagai calon legislatif yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Saya meyakini dapil-dapil kita yang kosong hari ini, dapil-dapil kita yang hari ini tidak ada perempuannya, dengan semangat dan motivasi yang dimiliki oleh kader-kader Perempuan Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan 10 kabupaten/kota, saya meyakini akan ada lahir lagi anggota-anggota DPR, anggota-anggota fraksi dari kader-kader Perempuan Bangsa,” ujar Lalu.
Lalu Hadrian yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi modal utama dalam memperkuat peran perempuan di dunia politik. Menurutnya, kader Perempuan Bangsa tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan yang relevan terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kader Perempuan Bangsa tidak hanya memiliki semangat berorganisasi, tetapi juga mampu menawarkan gagasan yang relevan terhadap berbagai persoalan masyarakat,” katanya.
Ia mengungkapkan, selama pelaksanaan Muswil, para kader perempuan menunjukkan kapasitas yang semakin matang melalui berbagai ide dan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, isu-isu yang diangkat para kader mencerminkan kesiapan mereka untuk mengambil peran lebih besar dalam proses pembangunan, mulai dari penanganan stunting, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Perempuan Bangsa NTB itu berpikirnya sudah jauh. Jadi hati-hati, Bapak-Bapak. Kalau kekuatan Perempuan Bangsa ini bersatu, kemudian maju sebagai calon legislatif di daerah pemilihan Bapak-Bapak, hati-hati. Karena mereka sudah memikirkan banyak hal, mulai dari stunting, UMKM, hingga kecerdasan buatan atau AI,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lalu Hadrian juga mengingatkan seluruh kader PKB untuk terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat. Menurutnya, peluang menjadi wakil rakyat terbuka bagi siapa pun yang memiliki komitmen kuat, konsisten membangun kedekatan dengan masyarakat, serta mampu memperjuangkan kepentingan publik.
“Bagi Bapak-Bapak, tolong siap-siap. Kader-kader Perempuan Bangsa ini siap menggantikan posisi Bapak-Bapak yang hari ini menjadi anggota fraksi kalau Bapak-Bapaknya malas bergerak,” ungkapnya.
Meski disampaikan dengan nuansa humor, pernyataan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kader PKB, baik laki-laki maupun perempuan, agar terus meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga soliditas partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Menutup sambutannya, Lalu Hadrian berharap kader Perempuan Bangsa terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas jaringan, serta aktif menyerap aspirasi masyarakat. Ia optimistis langkah tersebut akan memperkuat keterwakilan perempuan PKB di parlemen sekaligus menghadirkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






