BerandaPemerintahTakeda Tanam Investasi Strategis, Indonesia Bidik Jadi Pusat Biofarmasi Asia

Takeda Tanam Investasi Strategis, Indonesia Bidik Jadi Pusat Biofarmasi Asia

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani mengatakan, investasi Takeda mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan investor global terhadap prospek investasi Indonesia, khususnya pada sektor industri kesehatan berteknologi tinggi.

“Investasi ini merupakan investasi strategis yang tidak hanya menghadirkan tambahan modal, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja berketerampilan tinggi. Pemerintah terus mendorong investasi yang memberikan nilai tambah dan memperkuat kapasitas industri nasional sehingga Indonesia dapat menjadi pusat manufaktur dan inovasi kesehatan di kawasan,” ujar Menteri Rosan.

- Advertisement -

Kemitraan ini juga sejalan dengan agenda transformasi ekonomi melalui hilirisasi di berbagai sektor strategis, termasuk kesehatan, guna meningkatkan daya saing industri nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Jepang sendiri merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di bidang investasi. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, pada Triwulan I Tahun 2026, Jepang menempati peringkat kelima jajaran investor utama Indonesia, mencapai USD1 miliar. Sedangkan total capaian realisasi Jepang pada periode 2021 – TW I 2026 mencapai USD18,1 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata 13,2% dan penyerapan tenaga kerja mencapai 299.460 orang. Ini menjadi landasan kuat bagi pengembangan kerja sama investasi di berbagai sektor prioritas, termasuk kesehatan.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap produk obat derivat plasma yang sangat dibutuhkan, tetapi juga membangun ekosistem industri biofarmasi yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan. Bank plasma pertama ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027 sebagai bagian dari pengembangan jaringan plasma nasional yang memenuhi standar internasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM